Banjir Musiman Melanda Wilayah DKI, Sesuai Perkiraan BMKG

Banjir Melanda Wilayah DKI, Sesuai Perkiraan BMKG

Banjir Musiman Melanda Wilayah DKI, Sesuai Perkiraan BMKG – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jakarta pada Jumat 15 Juli 2022 sejak siang, sore hingga malam hari. Hujan dengan intensitas yang tinggi ini menyebabkan sebagian wilayah di Jkarata terendam banjir musiman. Akibat dari banjir yang terjadi menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami mati mesin. Hal itu menyebabkan para pengendara sepeda motor harus menuntun kendaraannya agar dapat menerobos banjir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan dini terkait dengan perkiraan hujan yang akan mengguyur Jakarta pada siang hingga malam hari. Hujan ini terjadi karena sirkulasi siklonik yang membentuk daerah konvergensi, sehoingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Akibat hujan yang mengguyur Jakarta pada siang hingga malam hari, menyebabkan kali yang berada di dekat hotel Binong meluap hingga mengakibatkan banjir. Banjir yang terjadi bertepatan dengan jam pulang kantor mennyebabakan kemacetan panjang di jalan Lippo Karawaci menuju Binong.

Akibat dari hujan ini, beberapa wilayah di DKI ikut terendam banjir musiman. Seperti di kawasan Bintaro. Banjir melanda di Jalan Raya Boulevard Bintario Tangerang Selatan. Di kawasan tersebut air yang menggenang mencapai ketinggian paha orang dewasa. Bahkan dari video yang diunggah di media sosial terlihat sepeda moptor yang nyaris tenggelam akibat banjir. Dari video-video yang beredar tampak juga sejumlah pengendara mobil yang nekat menerobos genangan air yang malah mengakibatkan mati mesin. Banjir juga menggenangi Perumahan Althalia Park, Bintaro.

Kawasan Kemang, Jakarta Selatan juag ikut terendam banjir musiman. Kawasan Kemang sendiri bisa dikatakan sebagai daerah yang memang langganan banjir ketika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi. Di kawasan Kemang ini banjir merendam beberapa ruas jalan. Ketinggian air juga bervariasi dari 25 hingga 50 sentimeter. Akibat dari banjir sejumlah pengendara terpaksa menerobos genangan air. Beberapa kendaraan mengalami mogok dan mengakibatkan arus lalu lintas terganggu. Di kawasan ini banjir tidak hanya merendam jalan raya tetapi juga menggenangi beberapa pemukiman warga. Komplek Pondok Karya, Mampang Prapatan Jakarta Selatan juga ikut terendam banjir musiman. Di komplek ini ketinggian air mencapai 30 sampai 50 sentimeter. Banjir di kawasan Mampang Prapatan ini selain akibat derasnya hujan yang turun, juga karena meluapnya air dari kali Mampang Prapatan.

Dampak dari hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Jumat 15 Juli 2022, membuat Kali Ciliwung meluap dan membanjiri pemukiman warga di kawasan Kebon Pala, kelurahan Kampung Melayu terendam banjir musiman pada hari Sabtu 16 juli 2022. Menurut Petugas Satpol PP Kelurahan kampung Melayu, Kali Ciliwung mulai merendam pemukiman penduduk RW 04 dan RW 05 sejak Sbtu pagi pukul 03.00 WIB. Air yang membanjiri kawasan kampung Melayu mencapai ketinggian hingga 175 sentimeter yang dari awalnya berkisar 75 sentimeter. Meski ketinggian air banjir sudah hampir mencapai ketinggian dua meter, warga sekitar masih memilih untuk tinggal dirumah mereka masing-masing dari pada mengungsi. Warga yang sudah terbiasa menjadi langganan korban banjir Kali Ciliwung ini, lebih memilih untuk mengamankan kendaraan bermotor dan barang berharga lainnya di lantai dua rumah mereka. Warga baru akan mengungsi jika banjir sudah semakin parah dan membahayakan mereka.

Dari data yang diperoleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB hingga Sabtu 16 Juli 2022 terdapat 14 kecamatan di Jakarta yang terkena imbas dari banjir musiman yang disebabkan oleh hujan yang turun sejak hari Jumat. BNPB juga menghimbau agar masyarakat dan pemerintah daerah setempat waspada dan siap siaga menghadapi bahaya banjir musiman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Atau BPBD DKI juga telah menerjunkan timnya ke lokasi banjir untuk memberikan bantuan kepada warga yang terkena imbas dari banjir yang terjadi. Menurut catatan BPBD DKI Jakarta terdapat 111 rumah penduduk yang terendam banjir musiman. Dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga 50 cm.

Banjir Melanda Wilayah DKI, Sesuai Perkiraan BMKG

Berdasarkan data dari BNPB 14 kecamatan di jakarta yang terendam banjir  musimandiantaranya, Kecamatan Jatinegara dan Kecamatan Kramat Jati yang berada di wilayah Jakarta Timur. Di kedua kecamatan ini banjir menggenangi wilayah Kelurahan Bidara Cina dan kelurahan Kampung Melayu, untuk kecamatan Jatinegara. Sementara untuk kecamatan Kramat Jati Menggenagi kelurahan Cililitan, Cawang dan kelurahan Balekambang.

Di Jakarta Barat menggenangi Kecamatan Kalideres, di wilayah kelurahan Tegal Alur dan kelurahan Kamal. Kecamatan Kembangan, di wilayah Kelurahan Joglo dan Kembangan Utara. Kecamatan Cengkareng di wilayah kelurahan Rawa Buaya. Kecanmatan Kebon Jeruk di wilayah kelurahan kedoya Utara.

Di Jakarta selatan banjir menggenangi Kecamatan Cilandak, di wilayah kelurahan Lebak bulus dan kelurahan Pondok Labu. Kecamatan Kebayoran Lama, di wilayah kelurahan Cipulir dankelurahan Pondok Pinang. Kecamatan Kebayoran Baru, di wilayah kelurahan Petogogan. Kecamatan Jagakarsa, di wilayah kelurahan Ciganjur, Srengseng Sawah, Cipedak dan kelurahan Tanjung Barat. Kecamatan Mampang prapatan, di wilayah kelurahan Bangka. Kecamatan Pesanggrahan, di wilayah kelurahan Ulujami. Kecamatan pasar Minggu, di wilayah kelurahan Cilandak Timur dan KelurahanPejanten Timur. Kecamatan Pancoran, di wilayah kelurahan Rajawati.

Sementara itu BPBD Kabupaten Bogor melaporkan ada enam wilayah kecamatan di kabupaten Bogor yang terdampak banjir sejak Jumat 15 Juli 2022. Kecamatan yang terdampak banjir tersebut meliputi kecamatan Sukaraja, kecamatan Citeueup, kecamatan Bojong Gede, Kecamatan Jonggol, Kecamatan Kemang dan Kecamatan Cibinong. Berdasrkan laporan yang diperoleh BNPB, banjir di wilayah kabupaten Bogor berdampak pada 3.891 jiwa dari 941 Kepala keluarga. Dan sekitar 209 jiwa mengungsi sementara ketika rumah mereka terendam banjir.