Distro Fedora

Fedora 30 Telah Dirilis, Membawa Gnome Terbaru 3.32

Melalui akun Twitter-nya, Fedora secara resmi mengumumkan rilis terbaru dengan nomor rilis 30. Pada rilis ini, sebagai bagian Fedora 30, para pengembang mengombinasikan fungsi cloud dan server dalam edisi Fedora Server. Para pengembang menargetkan, rilis terbaru ini akan memberikan pengalaman yang lebih andal untuk ranah Internet of Things (IOT) serta arsitektur alternatif layaknya ARM AArch64, Power dan S390X. Pengembang, di Fedora Server, juga menawarkan fitur baru beupa “System Roles”, sebuah koleksi roles dan modul yang dieksekusi oleh ansible untuk membantu administrasi Linux dalam konfigurasi subsistem GNU/Linux.


Fedora 30 workstations membawa berbagai macam pembaruan termasuk di antaranya GNOME 3.32. Selain itu, Fedora juga memberikan alternatif lingkungan desktop baru ke pada rilis ini, yakni Pantheon DE dan Deepin DE sehingga memberikan opsi untuk para pengguna yang hendak mencoba nuansa lain pada distribusi ini.

Kompres data di repositori DNF pun mendapatkan penanganan khusus, karena kali ini para pengembang menggunakan format zchunk sebagai format kompresinya.

“Ketika metadata dikompresi menggunakan zchunk, DNF hanya akan mengunduh berkas berkas yang berbeda dari versi salinan metadata sebelumnya dengan versi saat ini, hal ini memungkinkan penggunaan sumber daya yang lebih sedikit serta meningkatkan efisiensi” ujar salah satu pengembang Fedora Project.

Paket-paket terbaru yang seperti GCC 9, Bash 5.0, PHP 7.3, GNU C Library 2.29, Ruby 2.6, Golang 1.12, Mesa 19.0.2, Vagrant 2.2, JDK12, Fish 3.0, Erlang 21, dan Python 3.7.3 juga “dibungkus” dalam rilis ini.

Di sisi lain, bersamaan dengan peluncuran Fedora 30, Fedora Project juga memindahkan forum tanya jawab (Ask Fedora) ke platform Discourse.

Penggiat proyek sumber kode terbuka
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top