Distro Solus

Solus Mutakhirkan MATE 1.20 dan KDE Plasma 5.12, Peningkatan Waktu Boot Masih Dilakukan

Pekan ini menjadi salah satu pekan yang ramai dengan pembaruan, yang tentu saja tidak layak untuk ditinggalkan oleh para penggemar FLOSS (Free/Libre Open Source Software). Dua di antaranya yang paling menarik adalah kehadiran KDE Plasma 5.12 dan MATE 1.20.

Solus

Solus, sebagai proyek distribusi rilis bergulir (rolling release) yang memiliki kedua edisi di samping edisi utama (Solus Budgie), saat ini tengah menggodok dua desktop environment di atas untuk dibenamkan ke pembaruan perikutnya. Ikey sedang bekerja keras memutakhirkan MATE Desktop pada Solus ke versi terkini, MATE 1.20, kata Joshua Strobl.

Peter O’Connor, anggota tim inti Solus yang bertanggung jawab dengan edisi KDE Plasma, telah memutakhirkan desktop tersebut ke rilis KDE Plasma 5.12 LTS di samping membenahi beberapa komponen, salah satunya mengurangi penghitung waktu untuk aksi shutdown/reboot.

Anda mungkin sudah mendengar bahwa Solus edisi KDE Plasma masih dalam tahap awal pengembangan dan hanya donatur yang dapat mencicipi citra ISO-nya.

Mutakhirkan Python 3, optimisasikan proses boot

Selain memperbarui paket desktop environment, tim Solus juga berhasil memutakhirkan paket Python dari 3.5 ke 3.6.4. Sangat beruntung, proses pemutakhiran ini sangat lancar tak ada kendala (kalaupun ada, pasti tak berarti). Saat ini, mereka fokus memperbarui paket agar mendukung Python 3.6. Paket docker-compose salah satunya, yang masih memiliki masalah akibat ketidaksesuaian versi.

Guna mengoptimisasikan proses boot, salah satunya pada komponen unit AppArmor yang relatif lambat, Ikey Doherty mengerjakan aa-lsm-hook, sebuah perkakas untuk menyederhanakan integrasi AppArmor LSM dan binary yang dapat dipanggil saat boot dan saat transaksi paket berlangsung dalam keadaan profil AppArmor termuat ulang (reload).

Proyek ini mengeliminasi penggunakan skrip bash lawas untuk mengelola kehidupan profil AppArmor, terang Joshua. Dengan aa-lsm-hook, kini proses pemuatan servis apparmor.service yang memerlukan waktu 1,3 detik menjadi 8 milidetik saja. Selain itu, pengembang juga berhasil menurunkan waktu mulai display manager dan waktu mulai servis cpu-powersave.service yang saat ini memanfaatkan perkakas solus-hardware-config.

Dengan pengolahan servis yang disebut terakhir, Ikey Doherty dapat membuktikan bahwa waktu eksekusi unit dari yang semula 109 milidetik menjadi 39 milidetik.

Ini hanya sedikit pembaruan yang telah dilakukan oleh Ikey Doherty dkk, ke depannya akan lebih banyak optimisasi dan target terdekat adalah pada pemuatan dukungan jaringan (networking).

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top