Berita

Red Hat Akuisisi Pengembang Container Linux, CoreOS

Selasa, 30 Januari kemarin, Red Hat resmi mengakuisisi CoreOS.

Red Hat merupakan perusahaan perangkat lunak multinasional yang fokus menyediakan produk dan layanan implementasi perangkat lunak bebas/merdeka untuk kalangan korporasi. Red Hat sendiri merupakan perusahaan di balik distribusi Red Hat Enterprise Linux (RHEL) dan distribusi komunitas Fedora.

Oke, mungkin Anda sudah tidak asing dengan Red Hat, bagaimana dengan CoreOS? CoreOS merupakan perusahaan pengembang distribusi Container Linux (awalnya adalah distribusi CoreOS sebelum kemudian diganti menjadi Container Linux akhir Desember 2016). Container Linux, seperti namanya, merupakan distribusi yang fokus menyediakan lingkungan kontainer, untuk merealisasikan dukungan cluster, otomasi sistem, penyebaran aplikasi, keandalan, keamanan, dan menjamin kestabilan sistem.

Container Linux

Pengakuisisan CoreOS oleh Red Hat senilai 250 juta dollar Amerika yang akan menjadi salah satu cara Red Hat untuk merealisasikan visi yang memperkenankan para pelanggan membangun aplikasi apapun dan menyebarkannya (deploy) di segala lingkungan.

“Dengan mengombinasikan kemampuan tambahan dari CoreOS dengan implementasi Kubernetes Red Hat yang sudah luas dan portofolio berbasis kontainer, termasuk Red Hat OpenShift, Red Hat ingin mempercepat adopsi dan pengembangan platform awan hybrid untuk workload aplikasi modern,” terang Red Hat via pos rilis pers.

Selama ini, Container Linux dibangun dengan basis pondasi Gentoo dan Chromium OS. Sangat menarik, akan menjadi apa distribusi ini di bawah Red Hat nanti?

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top