Berita

Promosikan dan Kelola Open-source, Industri di Hollywood Berkolaborasi dengan The Linux Foundation

Tak sedikit yang menganggap open-source hanya diterapkan pada platform server dan desktop, padahal teknologi itu sudah sangat membumi dan mengangkasa. Teknologi open-source yang dimaksud tak hanya kernel Linux, lebih luas dari itu.

Hollywood, industri film populer di pusat Los Angeles, California sepertinya tidak ingin ketinggalan dengan hype open-source. Belum lama ini, mereka mengumumkan organisasi yang baru saja dibentuk: Academy Software Foundation (ASWF). ASWF merupakan hasil kolaborasi antara The Academy of Motion Pictures Arts and Science dan The Linux Foundation. Variety melaporkan, organisasi ini didedikasikan untuk memahirkan penggunaan teknologi open-source pada pembuatan film maupun di luar itu.

ASWF
Gambar 1. ASWF

Penggunaan teknologi open-source di Hollywood selama ini jangan diremehkan. Berdasarkan sebuah investigasi dan survei internal, 80 persen perusahaan-perusahaan yang ada di industri ini menggunakan open-source. Ia adalah komponen besar pada industri motion picture, terang kepala Industrial Light & Magic (ILM), Rob Bredow kepada Variety.

Meledaknya penggunaan open-source di industri ini tak lepas dari semakin banyaknya penggunaan animasi dan efek visual. Meskipun dianggap “meledak”, ternyata penggunaan open-source di Hollywood tidaklah begitu sehat, seperti yang telah dikatakan oleh Bredow kepada Variety. Perusahaan-perusahaan tersebut bermaksud meningkatkan penggunaan teknologi open-source, tetapi tanpa mencoba kooperatif dengan industri keseluruhan. Variety menyebutkan, perlisensian adalah satu hal yang menantang mengenai penggunaan open-source karena sangat banyaknya pilihan lisensi di dunia perangkat lunak terbuka ini.

Kerja sama yang sebenarnya dilakukan sejak dua tahun lalu ini ingin mengatasi masalah perlisensian sekaligus mengambil alih pengelolaan proyek-proyek open-source, contohnya ILM yang kini membangun OpenEXR. Disney juga dikabarkan akan menyusul dengan mengirimkan proyeknya ke Academy Software Foundation.

Perusahaan-perusahaan anggota organisasi yakni Autodesk, Animal Logic, Cisco, Blue Sky Studios, DreamWorks, DNEG, Foundry, Epic Games, Google Cloud, SideFX, Intel, Weta Digital, dan Walt Disney Studios. Di samping menggunakan dan mempromosikan penggunaan open-source, mereka juga akan mengelola perlisensian dan mengelola open-source di bawah ASWF.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

1 comment on “Promosikan dan Kelola Open-source, Industri di Hollywood Berkolaborasi dengan The Linux Foundation

  1. Mantapp ..
    Semakin menggugah jiwa menikmati dunia opensource ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top