Free Software Open Source Software

Perkenalkan KEXI Frameworks, Pengolah Basis Data KEXI 3.1 Dirilis

Jika Anda sedang mencari pengganti perangkat lunak aplikasi pengolah basis data Microsoft Office, Anda sangat disarankan untuk melirik KEXI. Tunggu …​ tunggu, tak perlu sekadar melirik, Anda bisa langsung pasang lewat repositori distribusi GNU/Linux dan gunakan sebagai perkakas harian.

Kabar baik, setelah dibangun beberapa bulan, tim pengembang akhirnya menghadirkan KEXI 3.1 sebagai rilis termutakhir dengan membawa banyak pembaruan. KEXI sendiri adalah bagian dari perangkat lunak Calligra yang memperkenankan pengguna mendesain tabel, menjalankan kueri, membuat borang (form), dan mengekspor data dalam beragam format. Simpelnya, bila Anda pernah memakai Microsoft Access, Anda dapat membayangkan apa saja yang dapat dilakukan si KEXI ini.

KEXI yang lebih fungsional dan tangguh

KEXI 3.1 membawa semangat KDE Plasma 5.12 LTS yang fokus pada stabilitas dan dukungan ke belakang (backward compatibility) yang semakin bagus. Dengan total 200 perbaikan bug, KEXI diharapkan memiliki integrasi dengan desktop environment yang semakin ciamik dan oke. Dilihat dari sisi fungsional, pengembang juga telah menambahkan fitur pengatur character encoding untuk source basis data pada dialog Import Table Assistant, berikut perkakas dialog Property groups untuk mengatur properti laman laporan.

KEXI

Menilik lebih dalam, kehadiran KEXI 3.1 juga menjadi debut rilis KEXI Frameworks. Jika Anda adalah pengguna akhir, Anda tak perlu memikirkan fitur ini, sebaliknya jika Anda adalah seorang pengembang, KEXI Frameworks adalah hal yang sangat penting. KEXI Frameworks merupakan backend yang ditujukan untuk menyederhanakan basis kode bila Anda membangun aplikasi berbasis Qt dan C++.

Dalam KEXI Frameworks ini, terdapat KDb untuk mengatur konektivitas basis data, KProperty untuk mengatur fitur properti, dan KReports untuk membangun berkas laporan dalam beragam format. Selain frameworks, KEXI 3.1 juga menjanjikan API yang lebih bagus.

Dari pengamatan kami, KEXI 3.1 sudah tersedia di repositori Arch Linux tetapi tidak dengan openSUSE Tumbleweed yang masih “mempertahankan” versi 3.0.2. Bila Anda tak ingin repot-repot mengompilasi KEXI secara manual, silakan tunggu kehadirannya di repositori GNU/Linux yang Anda pakai.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top