Free Software Open Source Software

Pengolah Dokumen LibreOffice Injak Rilis 6.0.4

Hari Rabu, 9 Mei 2018, tim media The Document Foundation mengumumkan kehadiran liris anyar LibreOffice 6.0.4. LibreOffice adalah proyek peralatan perkantoran dan pengolah dokumen terbesar dan teraktif di dunia perangkat lunak bebas/merdeka dan open-source, bila dibandingkan perangkat lunak sepuh OpenOffice dan perangkat lunak dari KDE, Calligra.

Pada rilis anyar ini, pengembang telah membenamkan cukup banyak perbaikan penting yang dijamin mampu meningkatkan kestabilan dan ketangguhan LibreOffice “fresh” tersebut. Ini adalah rilis perbaikan bug atau rilis pemeliharaan yang tentunya hanya berisi pembenahan tidak dengan fitur baru.

“(LibreOffice 6.0.4) yang merepresentasikan sifat bleeding edge pada fitur-fiturnya, dan ditargetkan untuk pengadopsi awal, tech-savvy, dan pengguna mahir,” kata Italo Vignoli dari The Document Foundation. Untuk pengguna arus utama dan enterprise, pengembang menyarankan untuk memakai LibreOffice 5.4.6 alih-alih 6.0.4.

LibreOffice

Pembaca Kabar Linux ada yang sempat dibingungkan dengan “mengapa peruntukannya dibedakan? Apa beda LibreOffice 5.x dan 6.x?”

LibreOffice 5.x dan 6.x jelas berbeda. Banyak sekali fitur baru pada versi 6.x, di balik itu, banyak pula potensi bug baru yang ditemukan. Menggunakan LibreOffice 5.x di wilayah enterprise adalah pilihan bijak karena menghapuskan potensi bug yang muncul akibat fitur baru. Apalagi, 5.x terus mendapatkan perbaikan, baik perbaikan bug maupun pembenahan celah keamanan.

Perbaikan pada LibreOffice 6.0.4

Sebanyak hampir 90 perbaikan yang dibenamkan pada rilis pemeliharaan ini. Perbaikan tersebut dapat dilihat pada fitur impor RTF, pemformatan bibliografi, fitur simpan berkas (FILESAVE) PPTX, fitur pembuka berkas (FILEOPEN), dukungan impor CSV pada LibreOffice Calc, dukungan KDE4 (yep, meskipun teknologi jadul, pengembang masih menyempatkan diri untuk membenahinya), dukungan Firebird, DOCX, dll.

Detail teknis perubahan dapat disimak pada tautan ini dan tautan ini.

Untuk mengunduh tarball maupun berkas binary DEB dan RPM silakan rujuk libreoffice.org. Kamu bukan pengguna distribusi berbasis DEB maupun RPM dan tak berminat mengompilasinya secara manual? Silakan simak artikel ini.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top