Distro Manjaro

Pengembang Manjaro Tetap Dukung Sistem 32-bit dengan Proyek Manjaro32

Distribusi berbasis Arch Linux ramah pemula, Manjaro, menyediakan banyak pembaruan sebagai penutup akhir tahun 2017.

Manjaro

Manjaro menjadi distribusi pilihan bagi pengguna yang tidak ingin direpotkan dengan instalasi manual, seperti pada Arch Linux. Sesuai distro induk, Manjaro menerapkan model rilis bergulir atau rolling release, cocok bagi pengguna yang ingin selalu memperoleh aplikasi termutakhir tanpa perlu menunggu selama enam bulan hingga dua tahun.

Walaupun demikian, beda dari Arch Linux yang meluncurkan pembaruan harian, Manjaro cenderung menyediakan pembaruan pekanan.

Di rilis Manjaro 17.1.0, Philip Müller dkk menyertakan pembaruan Xorg server 1.19.6, GIMP 2.9.8, Firefox 57, dan Wine. Ada juga pembaruan kernel Linux 4.9.x dan 4.14.x.

Dukung 32-bit

Meskipun Arch Linux totalitas berhenti mendukung arsitektur 32-bit, tidak bagi Manjaro. Komunitas Manjaro tetap mendukung arsitektur 32-bit dalam bentuk usaha terpisah dengan menyediakan repositori khusus Manjaro32.

Bagi Anda yang masih menggunakan Manjaro di sistem 32-bit, silakan ikuti cara penggantian repositori ke Manjaro32 melalui laman manjaro32.org. Sedangkan jika ingin mendiskusikan proyek Manjaro32, silakan kunjungi forum Manjaro.org.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top