Desktop Environment

Pengembang Diskusikan Wayland & Tingkatkan Dukungan Pinebook di Plasma Sprint

Pada bulan April 2018, pengembang KDE Plasma mengadakan acara Plasma Sprint, acara berkumpul para pengembang untuk membahas dan mengerjakan fitur-fitur yang berhubungan dengan KDE Plasma. Khusus untuk acara di bulan April tersebut, pengembang membahas pengembangan KDE Plasma 5.13.

Acara yang diadakan di Berlin, Jerman ini tidak hanya dihadiri oleh internal KDE Plasma semata, tetapi juga pengembang dari Qt dan SwayWM (Drew DeVault) sebagai bintang tamu. Bersama dengan keduanya, Plasma Sprint mendiskusikan topik seputar metode masukan (input), protokol Wayland, Integrasi Peramban Plasma (Plasma Browser Integration), porta modul KControl ke Qt Quick, dan mode tablet untuk shell Plasma.

Sejak beberapa waktu lalu, pengembangan KDE Plasma mulai difokuskan pada dukungan Wayland. Di Plasma Sprint, pengembang KDE Plasma saling berbagi ide implementasi protokol Wayland dengan pimpinan pengembangan SwayWM, Drew DeVault. “Tim (KDE Plasma) melihat Layer Protokol mereka (SwayWM), yang mengover banyak hal pada protokol plasmashell terkini. Kami menemukan bahwa protokol ini berisi ide-ide manarik dan menyarankan beberapa peningkatan kepada pengembang SwayWM,” tutur Jonathan Riddell.

Plasma Output Management Protocol—​protokol yang mendefinisikan bagaimana monitor eksternal digunakan—​juga didiskusikan di sini, begitu juga dengan protokol untuk melakukan akses remot yang memanfaatkan Pipewire.

Diskusi dengan pengembang Qt, Shawn Rutledge tak kalah menarik. Di sesi ini, mereka meninjau API baru yang kemungkinan dapat dipakai pada KDE Plasma untuk kasus-kasus tertentu. Hasil dari sesi ini, fitur drag and drop dapat berjalan dengan mulus.

Salah satu fitur yang patut untuk ditunggu di KDE Plasma 5.13 adalah fitur Integrasi Peramban Plasma. Ia adalah fitur yang memperkenankan peramban Firefox dan Chrome/Chromium untuk menggunakan widget transfer berkas KDE Plasma untuk mengunduh dan notifikasi bawaan KDE Plasma sebagai notifikasi peramban.

“Ekstensi peramban telah dirapikan, penerjemahan telah diperbaiki, dan akun pada toko situs peramban yang relevan telah diatur,” terangnya. Selain menargetkan dukungan Firefox dan Chrome/Chromium, pengembang juga menargetkan dukungan Integrasi Peramban Plasma pada Falkon.

KDE Plasma
Gambar 1. KDE Plasma di Pinebook (Jonathan Riddell/dot.kde.org)

Tidak hanya berurusan pada peningkatan fitur, Plasma Sprint juga menjadi lahan untuk meningkatkan dukungan desktop environment tersebut di beragam perangkat desktop dan mobile, termasuk pada laptop Pinebook.

KDE Plasma 5.13 sepertinya bakal menjadi rilis mayor berikutnya yang patut untuk ditunggu kehadirannya. Kamu setuju?

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top