Distro elementaryos

Pengembang Akan Kembali “Paksa” Pengguna Elementary OS Berdonasi Via AppCenter

Elementary OS mungkin saja dapat disebut sebagai salah satu (bahkan satu-satunya) proyek distribusi GNU/Linux yang “memaksa” pengguna untuk berdonasi ke para pengembang aplikasi pembentuk ekosistem distribusi mereka.

Jika Anda tidak asing dengan AppCenter, ia merupakan toko aplikasi bawaan distribusi elementary OS yang diperkenalkan sekitar satu tahun lalu, yang kemudian diolah kembali menjadi toko aplikasi berkonsep pay-what-you-want. Konsep tersebut direalisasikan dalam bentuk “tombol bayar” yang ada pada daftar aplikasi yang dapat diunduh via toko aplikasi AppCenter.

Sesuai konsepnya, Anda boleh mengunduh dengan gratis aplikasi apapun dari AppCenter dengan cara memasukkan “$0” pada kolom donasi. Namun, fitur ini ternyata menjadi blunder tersendiri. Mayoritas pengguna elementary OS justru tidak memberikan donasi kepada pengembang aplikasi.

Berdasarkan keterangan pendiri elementary OS Daniel Fore, hanya sekitar satu persen saja dari pengunduh aplikasi Harvey atau Nimbus yang berdonasi kepada pengembang. Begitu juga dengan hanya satu persen saja pengunduh Sequeler dan 0,75 persen pengunduh Torrential.

Daniel mengklaim, data tersebut tidak seluruhnya mewakili pengguna yang tidak ingin berdonasi, tetapi juga mewakili pengguna yang lupa apakah mereka sudah berdonasi ke aplikasi tertentu atau belum serta pengguna yang ingin berdonasi setelah mencoba aplikasi secara gratis tapi tidak menemukan bagaimana cara untuk melakukannya.

Solusi elementary OS

Penerapan pay-what-you-want adalah usaha elementary OS untuk menyejahterakan pengembang aplikasi dan bila dilihat dari fakta di atas, usaha tersebut belum berhasil.

Mulai rilis elementary OS 5.0 Juno, pengembang akan kembali “memaksa” pengguna untuk berdonasi ke aplikasi dengan cara tidak akan menjalankan pembaruan paket otomatis pada aplikasi yang belum mendapatkan donasi. Ini tidak berlaku pada perbaikan keamanan kritis yang akan selalu diperoleh oleh pengguna gratis maupun pengguna berbayar (donatur).

AppCenter elementary OS
Gambar 1. AppCenter (Daniel Fore)

Dilihat dari tangkapan yang diunggah Daniel Fore, aplikasi yang tidak terperbarui otomatis masih dapat diperbarui secara manual dengan cara mengklik panah ke bawah (isikan angka nol jika Anda masih belum berminat donasi).

Di samping cara tersebut, elementary OS juga akan menambahkan tombol baru pada bagian footer informasi aplikasi untuk menuju dialog donasi. Entah aplikasi tersebut sudah terinstal atau belum, ia tetap menampilkan tombol tersebut.

Apakah cara ini akan berhasil meningkatkan pendapatan para pengembang aplikasi? Kita akan melihatnya beberapa bulan pasca elementary OS 5.0 Juno dirilis.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top