Distro Fedora

Penerus Container Linux dan Atomic Host, Fedora Kenalkan Fedora CoreOS

Kalau pembaca Kabar Linux masih sempat ingat, awal tahun ini, perusahaan penyediaa produk dan layanan FLOSS terbesar dan terpopuler, Red Hat, mengakuisisi CoreOS—​perusahaan di balik Container Linux. Pengakuisisian tersebut menjadi kesempatan Red Hat untuk memperluas penerapan Kubernetes dan dukungan kontainer.

Fedora

Disampaikan Red Hat, kehadiran CoreOS akan menggandakan hasil karya teknologi mereka untuk membantu para pelanggan membangun, menjalankan, dan mengelola aplikasi terkontainerisasi pada lingkungan multicloud maupun hybrid. Secara teknis, Red Hat akan mengintegrasikan teknologi CoreOS Tectonic, Quay, dan distribusi Container Linux ke dalam perangkat lunak kontainer dan perangkat lunak berbasis Kubernetes mereka.

Container Linux dan Project Atomic, dua proyek yang sama-sama fokus pada sistem operasi terkontainerisasi, juga akan digabung menjadi satu produk Red Hat CoreOS.

Fedora adalah distribusi GNU/Linux yang disponsori oleh Red Hat. Kehadiran CoreOS ke dalam perusahaan “topi merah” tentu akan mempengaruhi distribusi “topi biru” tersebut. Lalu apa pengaruhnya?

Beberapa saat lalu, pimpinan proyek Fedora, Matthew Miller, memperkenalkan proyek Fedora CoreOS (jangan keliru dengan nama jadul ‘Fedora Core’) setelah mereka mulai mempertimbangkan untuk menyambut komunitas Container Linux di komunitas Fedora. Para pengguna Container Linux tak perlu takut untuk menggunakan Fedora CoreOS karena mereka akan menjamin pengalaman yang sama.

Sedikit tentang Fedora CoreOS

Fedora CoreOS akan menjadi penerus Container Linux dan Fedora Atomic Host. Project Atomic yang merupakan penaung Fedora Atomic Host akan berakhir pada akhir tahun 2018, setidaknya yang berakhir hanyalah namanya. Fedora CoreOS akan dibangun dengan basis Red Hat CoreOS dan akan menerapkan proses pembaruan seperti yang sudah dilakukan Container Linux (CoreOS).

Meskipun belum ada detail teknisnya, Fedora CoreOS direncanakan dapat berjalan di lingkungan Azure, AWS, GCE, DigitalOcean, Packet, OpenStack, VirtualBox, QEMU, VMware, maupun di mesin fisik.

Fedora CoreOS masih dalam pengembangan sehingga kita belum dapat mengunduh citra edisi anyar Fedora ini. Laman resmi yang dapat disimak di coreos.fedoraproject.org hanya berisi seadanya, belum ada penjelasan detail.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top