Distro elementaryos

Pembaruan Merata, Pengembang Terus Bekerja Keras Bangun Elementary OS 5.0 Juno

Awal tahun 2018, tim elementary bekerja ekstra keras mengerjakan calon rilis anyar elementary OS Juno. Dituliskan dengan nomor versi 5.0 alih-alih 0.5, elementary OS Juno digadang-gadang membawa banyak sekali fitur baru sehingga sangat cocok jika versi melompat jauh ke 5.0.

elementary OS

Selama dua bulan terakhir, Januari sampai Februari 2018, pengembang berhasil menutup 350 laporan isu yang terdiri dari perbaikan bug maupun peningkatan fitur. Apa saja peningkatan fitur yang dimaksud?

Panel, menu aplikasi, dan indikator menjadi komponen yang memperoleh banyak pembaruan. Satu yang menarik pada menu aplikasi adalah ikon pencarian baru untuk membantu pengguna mencari aplikasi tertentu serta tooltip “Open and search apps” yang muncul saat pengguna meng-hover menu aplikasi (Applications) sekian milidetik.

Elementary OS 5.0 Juno juga memperbarui mode translucent atau tembus cahaya dengan dua mode; translucent gelap dan translucent terang. Keduanya menyesuaikan wallpaper. Begitu juga pada bagian panel yang kini lebih menghormati preferensi pengguna untuk memilih desktop terang atau gelap. Apabila pengguna mengeset wallpaper elementary OS dengan warna mayoritas gelap, panel juga akan berwarna hitam sedangkan jika mengeset wallpaper terang, panel akan berwarna putih dengan bayangan hitam.

Tidak lupa, pengembang juga memperbarui perkakas pengatur sistem atau System Setting, terutama pada bagian pembuatan akun user, pengaturan Mouse & Touchpad, pengaturan Desktop, Keyboard, dll. Perkakas Music juga tak luput dari tangan rajin Daniel Fore dan kawan-kawan. Aplikasi pemutar musik ini mendapatkan desain antar muka yang lebih segar begitu juga pada perkakas Photos yang kini mendukung penuh HiDPI, Terminal yang membawa tiga skema warna bawaan, perkakas Night Light anyar untuk mengatur temperatur warna, dsb.

Anda patut bersabar dengan rilis final elementary OS 5.0 Juno. Versi ini baru akan hadir jika benar-benar sudah siap. Yang pasti, ia meluncur pasca kehadiran Ubuntu 18.04 LTS Bionic Beaver.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top