Pariwara

NolSatu Bangun dan Salurkan Tenaga Ahli dengan Kemampuan Terkini

Dunia digital dan teknologi informasi berkembang sangat pesat. Perusahaan yang tidak dapat mengejar perkembangan tersebut tentu akan semakin ketinggalan zaman dan alih-alih mendapatkan keuntungan bisnis yang maksimal, produktivitas justru semakin turun yang mengakibatkan tidak terpenuhinya target perusahaan.

PT. Boer Technology atau Btech berusaha untuk menjembatani masalah ketertinggalan teknologi yang dimaksud. Btech didirikan pada tahun 2009 dan terus berusaha menyajikan integrasi sistem perkomputeran awan (cloud computing) untuk skala korporasi. Terdapat tiga layanan yang mereka sediakan; training (pelatihan), support, dan pengembangan aplikasi awan.

Layanan pelatihan yang disediakan oleh Btech cukup banyak, yang mencakup bahasan OpenStack, Docker, Kubernetes, Jenkins, OpenShift, Ansible, dsb. Target pelatihan ini adalah untuk para profesional yang ingin mendapatkan keahlian sekaligus sertifikatnya. Tidak berhenti pada penyediaan layanan pelatihan profesional, Btech terus berusaha memahami pasar. Beberapa bulan lalu, mereka membuka program pelatihan yang dinamakan dengan NolSatu.

NolSatu

NolSatu didirikan sebagai upaya untuk meningkatkan keahlian lulusan atau profesional TI yang kurang yang tidak sebanding dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan para profesional dengan kemampuan terkini dan terbaik. Direktur Btech, Utian Ayuba, menyebut NolSatu sebagai “talent hub“–merujuk pada platform yang menyalurkan para ahli untuk bekerja di perusahaan sesuai keahliannya. Tentu saja, NolSatu tidak hanya sekadar mengumpulkan ahli, tetapi juga membentuk para ahli tersebut. Program NolSatu memanfaatkan materi pelatihan yang juga diajarkan di layanan pelatihan Btech (Btech Training).

Profesi TI yang siap untuk dilatih dan disalurkan oleh NolSatu adalah IT Operations, DevOps Engineer, Cloud Administrator, Cloud Engineer, dan SDN Engineer. Pendaftarannya pun gratis dengan syarat kemampuan TI dasar calon peserta juga cukup baik. Hampir semua yang gratis selalu menjadi rujukan banyak orang, sehingga untuk menyaring dan menyeleksi para pendaftar, NolSatu akan melihat profil maupun karya peserta di blog, media sosial, dan repositori kode. Para pendaftar akan dipilih sebanyak 50 orang di setiap bulannya.

Seperti yang disampaikan di atas, materi yang diberikan kepada peserta NolSatu diambil dari Btech Training, di antaranya ManageIQ, OpenStack, Kubernetes, Ceph, OpenShift Origin, Docker, Jenkins, Ansible, GitLab CI/CD, SDN, Chef, dan Prometheus. Pelatihan NolSatu dilakukan secara daring dengan memanfaatkan lingkungan praktikum berbasis awan yang dapat diakses oleh peserta secara remot dengan laptop maupun PC melalui klien SSH. Dengan masa pelatihan kurang lebih 2 bulan, peserta dapat melakukan praktikum kapanpun, tetapi untuk kelas live daring hanya akan dilaksanakan 2 kali dalam seminggu dengan durasi 2 jam setiap sesi.

Saat ini, NolSatu telah membuka kelas keempatnya dan nanti malam (7/6) mereka akan mengadakan kelas orientasi. Bagi pembaca Kabar Linux yang ingin meningkatkan keahlian melalui NolSatu, silakan mendaftarkan diri melalui www.nolsatu.id.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top