Event

Nama Konferensi Diubah Jadi ‘LibreOffice Conference Indonesia’, Undang Kontributor TDF Franklin Weng

Sekitar dua bulan lagi, komunitas LibreOffice Indonesia akan menggelar konferensi besar pertama yang membahas pengolah dokumen bebas/merdeka favorit, LibreOffice. Acara ini dijadwalkan pada bulan Maret 2018 di kota Surabaya (dari bocoran sebelumnya akan diselenggarakan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, meskipun tim penyelenggara belum mengumumkannya secara resmi).

Pertama kali diumumkan kepada khalayak, acara ini menamakan diri sebagai ‘LibreOffice Indonesia Mini Conference’ yang kemungkinan merujuk pada acara sama yang diadakan oleh komunitas Jepang. Namun seiring berlalu, ketika acara ini resmi ditulis di laman wiki resmi The Document Foundation, nama konferensi diubah menjadi ‘LibreOffice Conference Indonesia’ (terasa simpel dan sederhana bagi pewarta seperti kami 😉 ).

Undang Franklin Weng

Di laman wiki tersebut, terlihat dalam daftar peserta (Attendees) tertulis Franklin Weng. Franklin Weng adalah kontributor LibreOffice dari Taiwan yang membantu pemerintah dan korporasi di negara tersebut dalam mengimplementasikan LibreOffice dan format dokumen terbuka ODF.

Berdasarkan akun LinkedIn Frenklin, dia sukses memigrasikan pengolahan dokumen pemerintah Yi-Lan County, daerah pantai timur Taiwan, ke LibreOffice. Saat ini Frenklin tengah dalam proses menggarap The Genesis Foundation, proyek migrasi ke ODF oleh Dewan Pengembangan Nasional Taiwan.

Silakan akses slide presentasi Frenklin di LibreOffice Conference mengenai migrasi Yi-Lan County ke LibreOffice di tautan ini [PDF]. Atau silakan simak wawancara Franklin Weng oleh The Document Foundation di video ini:

Selain sebagai anggota The Document Foundation dan seorang profesional yang membantu pemigrasian pengolahan dokumen ke LibreOffice, Franklin juga merupakan anggota KDE e.V. dan koordinator tim penerjemahan zh_TW l10n KDE.

Acara konferensi

LibreOffice Conference Indonesia akan diselenggarakan selama tiga hari; 23 sampai 25 Maret 2018. Hari pertama, penyelenggara akan mengadakan loka karya (workshop) yang membahas beragam topik, termasuk seputar proses build dan pengujian translasi LibreOffice. Disusul hari kedua dan ketiga yang berisi seminar.

Pasca acara, para peserta dari luar negeri akan diajak tour keliling Surabaya oleh komunitas LibreOffice Indonesia.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top