Berita

Mundurnya Pemelihara KWin, Pengembang KDE Jernihkan ‘Apa dan Siapa Itu VDG’

Beberapa hari lalu, pengembang senior KDE Martin Floser, memutuskan untuk menarik diri dari jabatan pemelihara window manager KWin yang telah ia pegang selama 8 tahun. Kini, pengembangan KWin tak lagi dipegang oleh satu orang tetapi oleh banyak orang yang masing-masing fokus pada komponen tertentu.

Meskipun tak lagi menjabat sebagai pemelihara KWin, Martin Floser tetap berkomitmen ikut menulis patch dan siap memberikan saran bila diminta. Keputusan tersebut dilakukan oleh Martin karena dirinya sudah kehilangan motivasi serta kecewa terhadap tim VDG (Visual Design Group) yang melakukan overlaping jobs.

KDE

Alex L, berusaha menjernihkan apa dan siapa VDG yang disebutkan oleh Martin. Dalam pos berjudul VDG does not exist (VDG tidak ada), Alex menjelaskan bahwa VDG bukanlah entitas tunggal yang memiliki keputusan resmi untuk menentukan KDE. VDG merupakan tim yang digagas oleh Jens Reuterberg saat proses transisi KDE4 ke KDE Plasma 5 yang beranggotakan ahli dari beragam area dengan visi UI/UX menakjubkan.

Sejak saat itu VDG mulai kehilangan kontributor dan tak ada lagi “anggota VDG”. Siapapun dapat menjadi “anggota VDG” saat masuk grup VDG dan VDG kini hanya “terbentuk” saat pengembang mulai mendiskusikan masalah visual maupun kegunaan (usability). Ketika seorang atau beberapa pengembang KDE merujuk saran VDG dengan mengatakan VDG menyarankan …​, itu bukanlah pernyataan VDG, tetapi pernyataan pengembang lain yang sedang berada di situ yang paham dengan isu yang dilempan.

“VDG tidak pernah menyatakan apapun, (saran tersebut) terjadi ketika seseorang membantu pengembang pada isu tertentu, kini orang tersebut sudah tidak ada di situ dan seseorang menjawab dengan jawaban berbeda pada topik yang sama (yang ditanyakan),” tulis Alex.

Dari pernyataan Alex, KDE memang harus membenahi “apa dan siapa itu VDG” dan bagaimana supaya kasus seperti kekecewaan Martin Floser tidak terjadi lagi.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top