Berita

Microsoft Mungkin Akuisisi GitHub Senilai 5 Milyar Dollar Lebih

GitHub merupakan platform terbesar dan terfavorit bagi banyak proyek-proyek perangkat lunak bebas/merdeka dan open-source (FLOSS) di dunia ini. Platform ini, selain menjadi ruang untuk berbagi source code program, juga menjadi ruang untuk berbagi dokumentasi, melacak laporan bug, melacak permintaan fitur, dan sebagainya.

Dengan nada bercanda, GitHub juga biasa disebut sebagai “Facebook”-nya para pegiat FLOSS.

GitHub

Kabar yang baru saja beredar, yang menggegerkan dunia FLOSS, Microsoft berminat mengakuisisi platform coding tersebut. GitHub merupakan perusahaan rintisan (startup) yang memiliki valuasi tinggi. Pada tahun 2015, GitHub memiliki nilai sebesar 2 milyar dollar. Chris Wanstratch selaku pendiri dan CEO menyebutkan bahwa mereka dalam berjalanan menuju pendapatan tahunan dengan nilai 200 juta dollar Amerika. Nilai yang wow! Namun, jika Microsoft benar-benar mengakuisisi GitHub nilainya bisa jauh lebih tinggi dari pada itu, Business Insider menyebut, nilainya minimal bisa 5 milyar dollar.

Saat ini, GitHub tengah sibuk mencari CEO baru menggantikan Chris Wanstratch. Dari rumor yang beredar awal tahun ini, GitHub akan menggaet seseorang berlatar belakang engineer Google walaupun kemudian mentah, tidak jadi. Business Insider melansir, berdasarkan rumor internal GitHub, eksekutif Microsoft bisa saja menjadi CEO GitHub dengan atau tanpa akuisisi.

Apakah Microsoft benar-benar akan mengakuisisi GitHub? GitHub sendiri pernah menyatakan kepada Business Insider pada tahun 2017 bahwa mereka berkomitmen menjadi perusahaan independen.

Mempengaruhi proyek FLOSS?

Banyak sekali proyek FLOSS, dari yang kecil sampai besar, mengandalkan GitHub. Apabila Microsoft benar-benar mengakuisisi GitHub, proyek FLOSS yang tidak ingin terkungkung platform dari korporasi (walaupun sebenarnya GitHub merupakan korporasi), dijamin akan beralih ke platform lain, GitLab salah satunya.

OpenSUSE merupakan proyek FLOSS yang memanfaatkan GitHub. Richard Brown, chairman openSUSE, menanggapi kemungkinan pindahnya lingkungan pengembangan openSUSE ke platform lain dengan menegaskan bahwa ruang penyimpanan kode utama proyek yang ia pimpin adalah OBS (Open Build Service). OpenSUSE pun tidak masalah jika beralih ke tempat lain mengingat sebelum ke GitHub mereka memanfaatkan Gitorious. Di samping itu, dirinya juga mengajak orang-orang yang ingin aktif membantu membangun pendirian instansi GitLab di infrastruktur openSUSE.

Proyek FLOSS lokal BlankOn juga menggunakan GitHub untuk menyimpan laman wiki, kode desktop Manokwari, blankon-installer, dsb. Saat saya tanyakan kepada pengembang apakah BlankOn akan beralih ke platform lain jika GitHub benar-benar diakuisisi Microsoft, Darian Rizaludin selaku tim infrastruktur BlankOn menjawab secara pribadi tidak keberatan (kalau pindah) selama platform baru tetaplah open-source. Meskipun sebelum menjawab hal tersebut, ia menyebut pertanyaan ini lebih cocok disampaikan ke manajer riset atau ke humas BlankOn.

Saat pertanyaan saya diteruskan oleh Rania Amina selaku tim kesenian BlankOn ke suatu tempat (mungkin grup pengembang), mantan manajer rilis BlankOn XI Uluwatu menjawab dengan tautan proyek BlankOn di GitLab. Sebuah tanda-tanda? Mungkin.

Apakah kamu hobi menyimpan source code di GitHub dan berminat pindah ke tempat lain, atau justru memilih bertahan karena tak ada alasan kuat untuk pindah? Sila berbagi komentar di bawah ini 🙂

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top