Distro Ubuntu

Manfaatkan HTML5, Electron, dan Snap, Ubuntu Mulai Bangun Ubiquity Generasi Baru

Nama kode Ubuntu 18.10 telah diumumkan: Cosmic Cuttlefish, dan kini, pengembangannya resmi dimulai. Salah satu fitur besar yang bakal dibenamkan pada calon rilis ini adalah penginstal Ubiquity yang lebih segar.

Ubiquity merupakan perkakas penginstal yang dibawa Ubuntu sejak dahulu. Ubiquity kerap mendapatkan pembaruan di setiap rilis baru, yang terkini adalah fitur opsi instalasi minimal pada Ubuntu 18.04 LTS. Melalui mailing list, Mark Shuttleworth menyampaikan bahwa perkakas penginstal tersebut akan dimutakhirkan dengan pembaruan besar.

Ubuntu 18.10

Di utas (thread) tersebut, Mark Shuttleworth selaku CEO Canonical menjelaskan beberapa komponen yang dipakai oleh Ubiquity yakni MAAS untuk mengonfigurasi jaringan dan ruang penyimpanan serta Curtin untuk memasang dan memartisi diska. Dengan teknologi tersebut, Mark yakin, mereka dapat membangun Ubiquity generasi baru (Ubuntu NG) yang semakin oke.

Pengerjaan Ubiquity NG dimulai

Dilihat dari basis kode yang digunakan oleh MAAS, generasi baru Ubiquity akan menggunakan HTML5 sebagai antar mukanya. “Kita memiliki MAAS, yang memiliki antar muka HTML yang sangat bagus untuk mengonfigurasi jaringan dan ruang penyimpanan pada mesin. (…​) Jadi kita memiliki permulaan pada perkakas penginstal HTML5,” ungkap Mark.

Ubiquity NG ini juga digadang-gadang akan dibangun dengan Electron setelah Mark menyebut bahwa teknologi tersebut merupakan framework aplikasi HTML5 yang dipakai oleh banyak program yang disediakan di Ubuntu, termasuk Spotify dan Skype. Setelah Ubiquity NG selesai dibangun, snap bakal menjadi format paket andalan yang bakal digunakan untuk men-deploy perkakas ini.

Dengan hadirnya Ubiquity NG dapat dipastikan Ubuntu 18.10 Cosmic Cuttlefish bakal menjadi rilis besar lain yang patut untuk ditunggu. Sebelum rilis, kita dapat mencobanya dengan mengunduh ISO harian yang sudah tersedia sejak kemarin. Namun ingat, ISO harian yang tersedia di repositori tersebut belum menyediakan Ubiquity karena pengerjaan penginstal tersebut baru dimulai.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top