Distro Linux Mint

Linux Mint Berbasis Debian, LMDE 3 Cindy Final Resmi Diluncurkan

Pengembang Linux Mint selama ini tidak hanya sibuk membangun distribusi tersebut dengan basis Ubuntu (yang terkini adalah Linux Mint 19 Tara) tetapi juga dengan basis Debian. Linux Mint berbasis Debian disebut sebagai LMDE atau Linux Mint Debian Edition.

Sembari membangun Linux Mint 19 Tara, Clement Lefebvre dkk mengerjakan LMDE 3 Cindy. Pengembangan LMDE memang lambat bila dibandingkan dengan Linux Mint reguler, lihat saja LMDE 2 Betsy diluncurkan tiga tahun lalu dibandingkan dengan Linux Mint reguler yang menghadirkan tiga sampai empat versi baru, meski minor, dalam setahun.

Pengembangan yang lambat tak berarti menjadikan LMDE sebagai anak tak terurus. Akhir Agustus 2018 ini, pengembang resmi menerbitkan rilis final Linux Mint 3 Cindy sebagai rilis termutakhir untuk para pengguna yang ingin menikmati perpaduan kesolidan antara Linux Mint dan Debian. “LMDE adalah proyek Linux Mint dan memiliki kepanjangan ‘Linux Mint Debian Edition’. Gol utamanya adalah untuk pandangan Linux Mint bagaimana bentuk distribusi dan bagaimana dia bekerja jika Ubuntu menghilang,” tuturnya.

Linux Mint

Linux Mint Debian Edition 3 Cindy menghadirkan segala pembaruan paket terutama yang berhubungan dengan sistem dasar dan desktop, perbaikan bug, dan perbaikan keamanan yang diambil dari Debian Stretch.

Saat kabar ini diturunkan, pengembang meluncurkan LMDE 3 Cindy dengan desktop Cinnamon. Versi dengan desktop lain bakal diluncurkan beberapa waktu ke depan. Untuk mengunduh LMDE 3 Cindy, Anda dapat menggunakan torrent. Jika Anda sebelumnya sudah menggunakan prarilis LMDE 3 BETA, Anda dapat memperoleh rilis final ini dengan perkakas Update Manager.

Perlu dicatat, masih ada beberapa masalah yang ditemukan pada LMDE 3, termasuk belum didukungnya Secure Boot, akun root yang terkunci (perlu diganti terlebih dahulu kata sandinya dengan sudo passwd root), masalah sound dan mikrofon yang dapat diatasi dengan memasang pavucontrol, dll.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top