Distro openSUSE

Lebih Lama, Masa Hidup OpenSUSE Leap 42.3 Diperpanjang Hingga Juni 2019

Proyek openSUSE memiliki dua varian; varian Tumbleweed dan Leap. OpenSUSE Tumbleweed merupakan versi rilis bergulir (rolling release), tak mengenal “nomor versi” sedangkan openSUSE Leap merupakan versi rilis tetap yang hadir sekitar setahun sekali.

openSUSE

OpenSUSE Leap 42.3 merupakan seri terakhir yang memiliki nomor besar (42.x), rilis terkini justu “mundur”, kembali mengikuti SUSE Linux Enterprise: openSUSE Leap 15. Menurut jadwal, seri terakhir openSUSE Leap 42 dipelihara selama 18 bulan. OpenSUSE Leap 42.3 yang dirilis bulan Juli 2017 sewajarnya masuk masa EOL (End of Life) pada Januari 2019, tetapi SUSE berkomitmen untuk menambah masa pemeliharaan hingga pertengahan tahun 2019.

Disampaikan oleh Douglas DeMaio, SUSE akan membenamkan perbaikan keamanan pada openSUSE Leap 42.3 hingga bulan Juni 2019. Perbaikan tersebut diambil dari SUSE Linux Enterprise Server 12 Service Pack (SP) 3. “Ini berarti tambahan waktu End of Life untuk Leap 42.3 akan meningkatkan masa hidup total seri Leap 42 sampai 44 bulan,” tuturnya.

Waktu dukungan tambahan openSUSE Leap 42.3 ini sangat menguntungkan administrator sistem yang belum memerlukan pembaruan mayor dalam waktu dekat. Meskipun begitu, mereka juga disarankan untuk bersiap-siap dengan kemungkinan pemutakhiran ke openSUSE Leap 15 yang dirilis Mei lalu jika ingin tetap bertahan menggunakan openSUSE. Bila ingin siklus hidup sistem yang lebih panjang, administrator sistem disarankan untuk memutakhirkannya ke SUSE Linux Enterprise 12.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top