Kernel

Kehadiran Linux 4.19-RC4 dan Rehatnya Linus Torvalds dari Hiruk Pikuk Pengembangan Kernel

Awal pekan ini atau pertengahan bulan September 2018, komunitas pengembang kernel Linux yang dipimpin oleh Linus Torvalds mengumumkan kehadiran versi anyar kandidat rilis terbaru menuju Linux 4.19. Kandidat rilis atau biasa disebut sebagai “RC” merupakan prarilis yang versi finalnya hadir tujuh atau delapan pekan sekali. Kandidat rilis kernel membenamkan beragam fitur yang dikirim semasa dua pekan merge window.

Mengikuti prarilis Linux 4.19-RC3, pengembangan RC4 masih relatif tenang, tidak ada kendala berarti yang menyebabkan statistik pembaruan terlihat aneh. “Tidak ada hal ganjil di sisi teknis pembaruan kernel pekan terakhir – rc4 terlihat berukuran normal jika dilihat pada fase di siklus rilis biasa, dan semua statistik (pembaruan) juga terlihat normal,” Linus Torvalds menerangkannya via LKML.

Kabar Linux

Dua pertiga pembaruan pada kernel 4.19-rc4 terjadi di driver terutama pada GPU dan kode jaringan, yang disusul dengan pembaruan maupun perbaikan pada perf tooling, arsitektur, dokumentasi, sistem berkas, mesin virtual (VM), dan kode inti kernel.

“Jadi masa (pembaruan) ini masih cukup kecil normal,” tutupnya.

Bukan kabar tentang kehadiran 4.19-RC4 yang menghebohkan jagat per-Linux-an, tetapi kabar tentang mundur sejenaknya Linus Torvalds dari pengembangan kernel pasca kehadiran prarilis tersebut. Sudah hampir 30 tahun Torvalds bergelut membangun dan memelihara kernel, selama itu juga ia populer dengan sifat kasar dan “beringas” saat bertemu dengan kontributor kernel yang tidak sesuai dengan ekspektasinya.

Linus Torvalds sempat “berperang” dengan pengembang sisi keamanan perangkat lunak, pengembang kernel lain, bahkan dengan pengacara dari SFC. Publik FLOSS sebenarnya “menerima” sikap Linus Torvalds yang blak-blakan seperti itu, tetapi hal itu menjadi ganjalan hati sendiri bagi sang bapak Linux. Di utas LKML yang sama, Torvalds ingin rehat dari pengembangan kernel Linux dan bermaksud memperbaiki sikap saat menghadapi orang lain. Ia pun meminta maaf kepada siapapun yang pernah ia serang.

“Pekan ini orang-orang di komunitas mengonfrontasiku tentang ketidakpahamanku mengenai emosi. Serangan lancangku (kepada orang lain) lewat surel adalah tindakan yang tidak profesional dan tidak beralasan. Kecuali saat aku mempermasalahkan tindakan itu secara pribadi,” tuturnya. “Aku tahu bahwa ini bukan hal BAIK dan saya benar-benar minta maaf.”

Ia menegaskan, “Aku perlu memperbaiki perilaku, dan aku meminta maaf kepada orang-orang yang aku sakiti bahkan sampai meninggalkan pengembangan kernel karena hal itu. Aku akan mengambil cuti dan mencari bantuan mengenai bagaimana cara memahami emosi orang-orang dan merespon dengan lebih baik.”

Dia memasrahkan pemeliharaan kernel untuk sementara waktu kepada Greg Kroah-Hartman. Linus Torvalds akan kembali karena ia masih memiliki tekad untuk melanjutkan pengembangan proyek FLOSS ini.

Salam sukses untuk pak Torvalds!

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

3 comments on “Kehadiran Linux 4.19-RC4 dan Rehatnya Linus Torvalds dari Hiruk Pikuk Pengembangan Kernel

  1. se7entime says:

    om Greg ini kayanya semacam orang kedua terpenting di pemeliharaan kernel Linux ya? Nomer 1nya ya pasti om Linus itu sendiri

  2. bandithijo says:

    Sepertinya om Linux mulai menyadari bahwa adab lebih tinggi dari pada ilmu.

  3. tau Linus torvalds kasar dari videonya yg ngefak in nvidia, ternyata mencari orang yg semisi sevisi dengan dia itu sulit…kalaupun ada pasti akan menemui ganjalan. sabar om torvalds, kamu pasti bisahhh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top