Berita

Harapan Besar di Tahun 2018, dari Konferensi LibreOffice Sampai Transparansi Proyek FLOSS

Selamat datang 2018! Di tahun baru ini sangat wajar bila timbul harapan baru terhadap segala hal yang terjadi di dunia ini. Termasuk kami, sebagai media yang mengabarkan perkembangan seputar dunia FLOSS terkini, sangat wajar pula jika Kabar Linux memiliki harapan lebih di ranah tersebut.

FLOSS Indonesia

Apa saja harapan besar kami terhadap dunia FLOSS di Indonesia tahun 2018?

1. BlankOn XI Uluwatu

Awal tahun 2017, tim pengembang BlankOn berhasil meluncurkan BlankOn X Tambora yang kemudian diikuti dengan pembentukan tim baru untuk menggarap rilis berikutnya: BlankOn XI Uluwatu.

Menurut jadwal rilis, BlankOn XI Uluwatu akan diluncurkan bulan Januari 2018 ini. Namun, dilihat dari beberapa masalah yang sempat terjadi, seperti salah satu server yang tengah down, rilis BlankOn XI Uluwatu kemungkinan diundur. Tentu, meski ada kemungkinan diundur, itu bukan menjadi alasan untuk berhenti mengharapkan kehadiran BlankOn XI Uluwatu.

2. BlanKonf

Dari tautan jadwal rilis yang sama (poin 1), pasca rilis BlankOn XI Uluwatu, BlankOn sepertinya ingin mengadakan konferensi BlankOn atau BlanKonf. BlanKonf terakhir diadakan tahun 2012, jadi jika BlankOn menyelenggarkan BlanKonf 2018, kami yakin ini menjadi kabar baik bagi pengguna dan penggemarnya.

3. Perkembangan IGOS Nusantara

Selama satu tahun, proyek distribusi lokal IGOS Nusantara terkesan mati. Lihat saja, kabar teranyar di laman resmi igos-nusantara.or.id diunggah bulan Desember 2016. Pun tak sedikit pengguna GNU/Linux yang menganggap IGOS Nusantara sudah mati, tidak dikembangkan lagi.

Tahun 2017, seperti yang terlihat di grup Telegram, IGOS Nusantara memperoleh beberapa pembaruan paket, selain itu jika Anda menyimak Kabar Linux, kami menuliskan beberapa diskusi seputar penamaan calon rilis selanjutnya.

Tahun ini, kami berharap IGOS Nusantara kembali merilis versi baru. Dari diskusi sebelumnya, calon rilis IGOS Nusantara 2018 akan diberi nama kode Noordwese.

4. DracOs Linux v3

Tahun 2016 mungkin menjadi tahunnya DracOs Linux, tetapi tidak untuk tahun 2017. Rencana untuk merilis DracOs Linux v3 Kuntilanak di tahun 2017 tidak juga terealisasikan. Kami tidak tahu apakah v3 cocok masuk harapan tahun ini mengingat manajer paket venomizer yang tidak kunjung selesai, tidak ada pra-rilis baru (atau setidaknya kabar pengembangan) di kuartal terakhir 2017, dan sebagainya.

Di balik itu, kami tetap berharap para pengembang DracOs Linux tidak berhenti di tengah jalan.

5. LibreOffice Indonesia Mini Conference

Bagi penggemar dan pengguna LibreOffice, konferensi mini LibreOffice Indonesia bakal menjadi acara yang ditunggu-tunggu tahun ini. Dari kabar pertama yang kami turunkan, acara ini mungkin diselenggarakan kuartal pertama atau kedua tahun ini.

6. Transparansi perkembangan proyek

Sebagai media yang berusaha mengikuti perkembangan dunia FLOSS untuk disampaikan kepada pembaca, kami merasa kesulitan mengikuti perkembangan proyek lokal.

Cara BlankOn menyampaikan segala hal yang ada pada perkembangan proyek bisa menjadi contoh baik. Jangan salah sangka, pertanyaan tersebut bukanlah maksud kami untuk mendikte proyek FLOSS Anda 😉

Tahun ini, kami berharap proyek-proyek FLOSS lokal, termasuk distribusi GNU/Linux, mampu mengoptimalkan (minimal) laman resmi mereka. Sebagai informasi, menyampaikan kabar lewat grup Facebook saja (atau platform tertentu) bukanlah hal bijak, mengingat Facebook merupakan media sosial yang tertutup. Silakan buktikan sendiri dengan cara membuka fanpage atau grup publik dalam posisi tidak login akun 🙂 Meskipun diasumsikan hampir semua orang Indonesia memiliki akun Facebook, kami tetap berpegang pada pernyataan sebelumnya.

Update: untuk memperjelas pesan di atas. Facebook adalah salah satu contoh platform. Beberapa proyek FLOSS di Indonesia ada yang menyampaikan pembaruan lewat grup Telegram saja dan lewat Twitter saja. Itu buruk. Laman resmi adalah media utama yang seharusnya menjadi sarana untuk “memasarkan” proyek, begitu juga dengan repositori GitHub, mailing list, dan sarana terbuka lainnya. Itu baik.

Kami berharap banyak pada perkembangan FLOSS di Indonesia. Semoga semakin baik dan bebas/merdeka. Tos!

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top