Berita

Eksperimen Dukungan Alpine Linux pada RISC-V

Eksperimen pada perangkat terbuka adalah hal terpenting bagi kemajuan dunia terbuka (open) dan bebas (libre) yang secara langsung maupun tidak langsung akan menyehatkan ekosistem teknologi. Mengembangkan perangkat terbuka berarti mempersilakan masyarakat menentukan “nasib” mereka sendiri alih-alih mempercayakannya kepada entitas tertutup seperti korporasi.

Baru-baru ini Drew DeVault, pengembang window manager untuk Wayland Sway, bereksperimen memorta (porting) sistem operasi Alpine Linux ke RISC-V. RISC-V merupakan ISA (Instruction Set Architecture) bebas royalti. Drew mencoba eksperimen ini menggunakan papan HiFive Unleashed yang memang dilengkapi dengan RISC-V berikut CPU terbuka HiFive.

Drew DeVault menjelaskan, proses pemortanan (porting) ini dimulai dari bootstrapping. Bootstrapping adalah tindakan yang diawali dengan menyediakan lintas-kompilator (cross-compiler) dan porta libc. RISC-V didukung oleh binutils 2.28 dan GCC 7.1 sehingga pengguna hanya perlu menggunakan opsi –target=riscv64-linux-musl saat mengompilasi source code nanti. Namun proses porta Libc adalah hal yang cukup rumit. Libc adalah pustaka standar (standard library) yang kini dukungannya terhadap musl libc (Libc yang digunakan Alpine Linux) belum masuk upstream sehingga Drew perlu membenamkan patch khusus secara manual. Sebagai penyempurna, ia juga menuliskan patch dukungannya sendiri.

HiFive Unleashed
Gambar 1. HiFive Unleashed (sifive.com)

Gol akhir dari proses bootstrapping adalah sistem operasi Alpine Linux di RISC-V harus dapat mengompilasi dirinya sendiri atau nama kerennya adalah self-hosting. Drew harus mengidentifikasi dan memorta (porting) paket-paket esensial agar gol bootstrapping tercapai. “Paket-paket penting pada langkah ini adalah toolchain native, manajer paket, dan perkakas lain seperti tar, patch, openssl, dll,” ujarnya.

Terima kasih kepada pengembang Alpine Linux, mereka telah menyediakan skrip otomatisasi proses bootstrapping. Meski begitu, paket-paket esensial yang disebut di atas memerlukan tweak manual dan patch agar dapat dikompilasi dengan lancar. Drew DeVault belum dapat memorta semua paket aplikasi tersebut, tetapi ia sudah berhasil memorta bahasa pemrograman C, Python, Perl, dan Ruby yang akan memicu lebih banyak pemortanan paket lain.

Jika Anda tertarik mencoba Alpine Linux untuk RISC-V, Drew DeVault menyediakan citra hasil eksperimen di repositori main, repositori community, dan repositori testing.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top