Free Software Open Source Software

Dukungan HiDPI pada KDE Plasma, KTorrent, dan K3b Meningkat

Tidak sedikit pengguna GNU/Linux yang menjalankan sistem operasi favorit mereka di monitor beresolusi tinggi—​HiDPI. Satu desktop environment mungkin sudah mendukung HiDPI secara (hampir) sempurna, tetapi tidak dengan desktop environment lain yang dukungannya masih cukup jauh dari sempurna.

Andrew Crouthamel, pengembang KDE, beberapa waktu lalu membeli perangkat komputer jinjing Dell XPS 13 dengan fitur layar sentuh full HiDPI. Setelah bereksperimen banyak dengan sistem operasi bawaan perangkat (Ubuntu), Crouthamel memastikan bahwa ada masalah pada dukungan KDE Plasma. “Saya mencoba beragam aplikasi, mengujinya dan dengan patuh mengirimkan laporan bug seputar masalah penskalaan pada beberapa proyek,” tutur Crouthamel.

Plasma

“Dari sana, saya mengulik sisi pengembangan KDE, saya memutuskan untuk membantu beberapa isu yang dilihat pada aplikasi KDE/Qt.”

Masalah dukungan HiDPI pada KDE Plasma disebut Crouthamel sebagai masalah minor yang muncul ketika HiDPI diatur dengan dua kali penskalaan. Masalah yang muncul ditemukan pada pemuatan jendela, ukuran label, ukuran tombol antar muka, serta ukuran piksel. Untuk memperbaiki masalah terakhir, dirinya cukup memperbaiki satu baris kode saja pada berkas main.cpp.

Itu hanyalah salah satu perbaikan dukungan HiDPI pada KDE Plasma, pengembang lain telah membenahi dukungan resolusi ikon yang lebih besar, kemampuan penskalaan Wayland, implementasi HiDpiScaling pada aplikasi-aplikasi lawas, dsb. Selain itu, perbaikan HiDPI juga ditemukan pada KTorrent, KMenu Editor, dan K3b.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top