Distro

Diakuisisi PC/OpenSystems LLC, Linspire dan Freespire Hidup Kembali

Ada yang masih ingat dengan Linspire?

Linspire merupakan distribusi GNU/Linux berbasis Debian (awalnya Ubuntu) yang didirikan oleh Michael Robertson melalui Linspire, Inc (awalnya Lindows, Inc), Agustus 2001. Sejak didirikan pertama kali, Linspire yang juga dikenal sebagai Lindows memiliki gol untuk menyediakan sistem operasi GNU/Linux yang mampu menjalankan aplikasi-aplikasi Windows (menggunakan Wine).

Linspire sendiri merupakan distribusi GNU/Linux komersial, versi gratisnya adalah Freespire.

Linspire

Rilis Linspire terakhir dilakukan pada tahun 2007. Waktu berlalu, proyek distribusi ini akhirnya dilanjutkan oleh PC/OpenSystems LLC. Merasa tidak asing dengan perusahaan yang dimaksud? Yep, PC/OpenSystems LLC adalah perusahaan di balik proyek distribusi Black Lab Linux.

Pengakuisisian merek Linspire dan Freespire dikonfirmasi oleh PC/OpenSystems LLC melalui akun @pcopensystems. “Kami mengakuisisi merek Linspire dan Freespire,” cuitnya.

Bagaimana dengan Freespire.org?

Meskipun PC/OpenSystems LLC resmi mengakuisisi Linspire dan Freespire, domain Freespire.org masih aktif. Namun, ia masih menjadi sengketa kepemilikan antara Kevin Carmony dan Michael Robertson. PC/OpenSystems LLC tidak berminat untuk memperoleh domain tersebut dan ingin mengusahakan domain sendiri.

Freespire 3.0 dan Linspire 7.0

Sebagai debut rilis anyar, PC/OpenSystems LLC meluncurkan Freespire 3.0 dan Linspire 7.0.

Freespire merupakan versi gratis yang ditujukan untuk komunitas GNU/Linux pada umumnya. Freespire membawa komponen-komponen open-source tanpa satupun aplikasi proprietari, meskipun pengguna dapat memasangnya melalui repositori. Sedangkan Linspire merupakan versi komersial. Ia membawa perangkat lunak proprietari guna menunjang produktivitas pengguna.

Sebagai perangkat lunak bawaan, Freespire dan Linspire sama-sama menyertakan kernel 4.10.0-42. Namun, Freespire membawa Firefox Quantum, Geary, Ice SSB, Abiword, Gnumeric, Parole Media Player, Pinta Graphics tool, dan Font Manager, sedangkan Linspire menyediakan Google Chrome, Thunderbird dengan dukungan Calendar, MS Exchange, dan Google Sync, LibreOffice, VLC Media Player, dukungan .Net Core, Wine, ClamAV, Bleachbit, IDS, VirtualBox, dll.

Linspire 7.0 dijual dengan harga 80 dollar Amerika atau sekitar 1.080.000 rupiah saat kabar ini ditulis dan akan didukung selama 12 bulan. Setelah membayar Linspire, secara otomatis Anda akan mendapatkan dukungan resmi untuk pembuatan ISO kustom, pemutakhiran ke rilis mayor secara gratis, layanan audit dan pengaturan (setup) di tempat, dan diskon 10 persen setiap pembelian semua perangkat keras yang disediakan perusahaan.

Bagi Anda yang hanya berminat dengan Freespire, Anda dapat mengunduh ISO-nya melalui tautan ini (unduhan langsung). Freespire akan didukung sampai 2021.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top