Tutorial

Cara Mudah Nikmati LibreOffice Termutakhir di Segala Distribusi GNU/Linux

LibreOffice adalah pengolah dokumen bebas/merdeka yang sangat populer, yang kini berhasil menggaet pasar OpenOffice—​pengolah dokumen FLOSS yang sangat berjaya di zamannya.

Kemarin, The Document Foundation (TDF) selaku pengembang berhasil meluncurkan rilis mayor LibreOffice 6.0. Fitur baru yang ada di dalamnya cukup bagus dan keren-keren, terutama bagi penggemar Notebookbar (antar muka ala ribbon MS Office).

Anda sebenarnya dapat memasang LibreOffice langsung dari repositori GNU/Linux menggunakan manajer paket. Namun, sayangnya, tak semua distribusi langsung menyediakan rilis LibreOffice 6.0, terutama bagi distribusi rilis tetap (fixed release) yang kemungkinan besar harus menunggu rilis berikutnya untuk dapat mencicipi LibreOffice gres.

LibreOffice 6.0
Gambar 1. LibreOffice 6.0 berjalan di atas “KDE 4”

Beruntung bagi pengguna distribusi berbasis DEB dan RPM, karena mereka dapat memasang langsung dari paket binary yang disediakan oleh tim LibreOffice, atau bagi pengguna distribusi yang memiliki fasilitas repositori pihak ketiga seperti PPA (Ubuntu) dan COPR (Fedora). Bagaimana jika distribusi yang saya pakai juga bukan distribusi umum (distribusi aneh yang tidak semua orang tahu)?

Snap dan Flatpak mungkin bisa menjadi pilihan baik. Distro “asing” yang sudah mendukung Snap adalah Solus sedangkan distro “asing” lain yang mendukung Flatpak adalah Void Linux.

Kekurangannya, untuk memasang paket Snap maupun Flatpak LibreOffice 6.0, Anda harus memastikan distribusi yang Anda pakai telah mendukungnya. Jika tidak, Anda harus terlebih dahulu memasangnya (Snap atau Flatpak) secara manual yang belum tentu dapat Anda gunakan secara langsung.

Lalu apa solusinya? Gunakan paket AppImage! AppImage merupakan format binary favorit yang tidak memerlukan runtime apapun untuk menjalankannya sehingga pengguna distribusi seaneh apapun dapat memakainya dengan mudah. Beruntung, ternyata LibreOffice menyediakan paket AppImage LibreOffice 6.0 secara resmi.

Cara pasang paket AppImage LibreOffice

LibreOffice menyediakan tiga paket AppImage; Basic yang berisi LibreOffice dengana bahasa Inggris, Standard yang berisi bahasa Arab, Tiongkok, Prancis, Itali, Jerman, Jepang Korea, Portugis, Rusia, dan Spanyol, serta Full yang berisi semua bahasa yang selama ini didukung oleh LibreOffice. Ketiganya tersedia dalam LibreOffice 6.0 (Fresh) dan LibreOffice 5.4 (Still).

Paket AppImage LibreOffice inipun hanya mendukung arsitektur 64-bit, jadi bagi Anda yang masih menggunakan sistem 32-bit harus gigit jari.

Kunjungi laman www.libreoffice.org/download/appimage untuk melihat daftar tautan unduhannya. Kami akan menuliskan panduan pasang paket AppImage untuk versi Basic yang Fresh, silakan sesuaikan sendiri jika Anda ingin mengunduh versi lainnya.

1. Unduh paket AppImage

Unduh LibreOffice 6.0 AppImage Basic di tautan ini.

2. Buat berkas menjadi executable dan mainkan

Ada dua cara untuk menjadikan berkas LibreOffice-fresh.basic-x86_64.appimage; melalui manajer berkas dan terminal.

  • Melalui manajer berkas

    Silakan sesuaikan dengan manajer berkas yang Anda pakai. Di kasus ini, kami menggunakan PCManFM-Qt yang ada di desktop LXQt.

    Klik kanan pada berkas LibreOffice-fresh.basic-x86_64.appimage. Lalu pilih Properties dan centang pada Make the file executable.

    LibreOffice AppImage

    Untuk menjalankan berkas tersebut silakan langsung double click pada berkas yang dimaksud.

  • Melalui terminal (CLI)

    $ cd /lokasi/unduhan/berkas/appimage
    $ chmod +x LibreOffice-fresh.basic-x86_64.appimage

    Jalankan LibreOffice-fresh.basic-x86_64.appimage:

    $ ./LibreOffice-fresh.basic-x86_64.appimage

Mudah bukan?

Silakan dipraktikkan dan nikmati versi segar dari LibreOffice!

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

2 comments on “Cara Mudah Nikmati LibreOffice Termutakhir di Segala Distribusi GNU/Linux

  1. Syams Qomar says:

    AppImage itu apa om?
    Maaf, saya baru nyoba linux.

    1. Intinya, AppImage mirip seperti .msi pada Microsoft Windows. Paket aplikasi utama dan dependensi-dependensinya ada dalam satu berkas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top