Free Software Open Source Software

Calamares Injak Versi 3.2, Sediakan Modul Baru KDE Plasma Desktop

Tim pengembang Calamares yang terdiri dari Adrian de Groot dari Blue Systems, Anke Boersma, Kevin Kofler, Lisa Vitolo, Phil Mueller, dan Rohan Garg meluncurkan rilis anyar Calamares 3.2. Calamares adalah framework penginstal universal yang dapat dipakai oleh beragam distribusi GNU/Linux. Berbeda dari Ubiquity yang fokus pada lingungan Ubuntu dan Anaconda pada lingkungan Fedora, Calamares lebih bersifat umum.

“Calamares adalah penginstal sistem distribusi (GNU/Linux -red) independen, dengan fitur pemartisian mahir untuk operasi manual maupun otomatis. Calamares didesain agar dapat dikustomisasi oleh pemelihara distribusi tanpa perlu proses patch, terima kasih atas dukungan modul branding pihak ketiga dan modul eksternal,” ujar pengembang via calamares.io.

Calamares di KDE neon
Gambar 1. Calamares di KDE neon

Calamares 3.2 telah membenamkan modul baru inisialisasi OpenRC sistem berkas terenkripsi, modul baru KDE Plasma Desktop untuk memilih Plasma Look-and-Feel pada penginstal, dan peningkatan fitur debugging sehingga pesan debug lebih mudah dipahami.

Rilis ini juga memperbarui penanganan GeoIP dan log sesi, memperbarui layout modul Plasma LNF, dan memperbarui terjemahan beberapa bahasa.

Bagi pengembang distribusi GNU/Linux yang ingin menerapkan Calamares, silakan unduh tarball-nya melalui tautan ini.

Calamares telah dipakai oleh beberapa distribusi GNU/Linux, termasuk OpenMandriva, KDE neon, Manjaro, GeckoLinux, Chakra, Sabayon, KaOS, Netrunner, dll. Sedangkan beberapa distribusi lainnya tengah mempertimbangkan untuk memakai Calamares sebagai pengganti perkakas penginstal sebelumnya, termasuk Lubuntu, PCLinuxOS, dan Parabola.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top