Distro Solus

Banyak Pembaruan, Software Center Solus Akan Tampilkan Aplikasi Pihak Ketiga dengan Lebih Baik

Banyak sekali hal yang terjadi pekan lalu dan Solus selalu menjadi salah satu proyek FLOSS yang menarik perhatian saya. Selain disibukkan dengan calon rilis Solus 4, Ikey Doherty dkk juga tengah “repot” mengerjakan Software Center yang lebih baru dan segar.

Ada beberapa hal “baru dan segar” yang dimaksud di sini. Berdasarkan keterangan Manajer Komunikasi Solus, Joshua Strobl, pengembang Solus ingin menyederhanakan navigasi Software Center sehingga memudahkan pengguna bila ingin menjelajah pilihan menu pada perkakas tersebut.

Software Center

Oke, mungkin pembaruan itu terlalu “standar”, “tidak jelas”, dan belum membuat kita begitu tertarik. Namun, hal ini mungkin akan memantik kita untuk tertarik: Solus akan membenamkan fitur New This Week dan Recently Updated. Sesuai namanya, fitur tersebut akan menampilkan paket-paket aplikasi yang baru saja masuk ke repositori Solus selama sepekan terakhir dan juga menampilkan paket-paket aplikasi mana yang baru saja memperoleh pembaruan.

Mengikuti toko aplikasi distribusi atau sistem operasi pada umumnya, pengembang juga siap melakukan kurasi paket aplikasi yang dipromosikan (featured) serta membagi daftar aplikasi sesuai kategorinya, seperti aplikasi untuk main game, mengolah dokumen, dsb. Fitur ini mirip seperti “editor’s picks” pada beberapa software center atau “app stores” pada platform lain, jelas Strobl.

Tinggikan rasio desain dan tingkatkan dukungan aplikasi pihak ketiga

Strobl menyinggung jadulnya Software Center milik Solus. Sejak tahun 2013, perkakas tersebut stuck, tidak ada perkembangan berarti. Kali ini, mereka akan meningkatkan rasio desain dari 4:3 ke 16:9. Apa artinya? Software Center bakal lebih nyaman diakses di monitor dengan resolusi yang lebih lebar termasuk 1280×720, 1366×768, 1920×1080, 2560×1440, dst. Di samping itu, tata letak (layout) juga bakal diolah sedemikian rupa sehingga memiliki responsivitas tinggi dan tidak akan mengacuhkan media input yang digunakan oleh pengguna, seperti mouse, keyboard, atau layar sentuh. Semua pengguna dengan media input apapun akan menikmati Software Center dengan cita rasa sama.

Selama ini, Software Center Solus menampilkan daftar aplikasi pihak ketiga secara terpisah, di rilis anyar nanti, ia tak akan seperti itu lagi. Menyusul perubahan arsitektur Software Center dengan basis plugin, perkakas ini akan memberikan opsi untuk mengaktifkan plugin repositori dan item-item aplikasi pihak ketiga. Jika opsi diaktifkan, aplikasi-aplikasi pihak ketiga akan muncul di kategori yang sama dengan aplikasi bawaan Solus. Contohnya, Google Chrome yang dapat dilihat melalui kategori Web Browsers serta Skype dan Slack yang dapat dilihat melalui kategori Instant Messaging.

Dilihat dari sisi kinerja, Software Center juga akan memiliki waktu mulai (startup) yang lebih cepat serta desain thread yang lebih tinggi. Begitu juga dengan dukungan plugin eopkg secara modular dan dukungan integrasi snapd yang lebih apik.

Bagi yang penasaran, pengembang memamerkan tampilan awal Software Center anyar di video di atas.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top