Alpine Linux Distro

Alpine Linux 3.18 Dukung Raspberry Pi 3, Hapus Dukungan Hardened Kernel (Grsec)

Sistem operasi berbasis Linux unik yang pernah dikembangkan di dunia ini baru saja meluncurkan rilis termutakhir. Alpine Linux 3.8.0, sistem operasi terkini yang dimaksud, membenamkan beragam fitur dan dukungan gres yang patut untuk disimak dan dicicipi oleh para pengguna dan penggemar.

Rilis 3.8.0 dikembangkan selama tujuh bulan. Cukup lama ya? Namun, lamanya pengembangan sebanding dengan fitur-fitur baru yang mereka benamkan. Alpine Linux 3.8.0 menjadi rilis yang menyediakan citra untuk ARM64 (AArch64) yang memperkenankan pengguna memasang sistem operasi tersebut di perangkat Raspberry Pi. Untuk rilis ini, perangkat ARM64 yang didukung adalah SBC Raspberry Pi 3 Model B+ dengan spesifikasi prosesor Quad Core 1.4GHz 64-bit dan dual-band Wi-Fi.

Alpine Linux

Di samping itu, Alpine Linux 3.8.0 juga menambahkan dukungan citra untuk s390x atau IBM System z yang dapat dijadikan media instalasi di mesin fisik maupun KVM (Kernel-based Virtual Machine). Pembaruan lainnya, distribusi Linux ini telah menambahkan dukungan netboot pada semua arsitektur dan menambahkan dukungan bahasa Crystal. Kabar menarik lain, Alpine Linux telah menghentikan dukungan hardened kernel (yang dibangun dari Grsecurity).

Beberapa pembaruan lain yang layak untuk disimak di antaranya kernel Linux 4.14, Go 1.10, Node.js 8.11, Ruby 2.5, Rust 1.26, PHP 7.2, ghc 8.4, OCaml 4.06, JRuby 9.2, dan R 3.5.

Alpine Linux adalah sistem operasi ringan yang hadir dengan BusyBox sebagai utilitasnya dan musl sebagai libc-nya. Ia dapat diunduh melalui laman alpinelinux.org.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top