Distro

Xenta OS, Distro GNU/Linux Lokal Baru Berbasis Linux Mint

Perkenalkan, Xenta OS, distro GNU/Linux yang dibangun oleh Dindin Hermawan. Distro lokal ini dikembangkan untuk para pengguna kasual di Indonesia, cocok dipakai di perangkat PC desktop maupun laptop/notebook. Apalagi ia juga dilengkapi dengan pernak-pernik khas Indonesia, sehingga para pengguna akan menemukan cita rasa lokal di distro ini.

Selama ini, Dindin Hermawan selaku pimpinan pengembangan, mengembangkan Xenta OS hanya sebagai proyek Hobi, tetapi digarap secara serius. Kesan ini akan terlihat melalui laman resmi Xenta OS yang dilengkapi dengan penjelasan detail seputar nama “Xenta OS”, tujuan pembuatan sistem operasi, fitur, penjelasan proyek, tautan repositori, dll (beberapa di antaranya belum lengkap, sepertinya memang masih dalam proses penulisan).

Xenta OS

Xenta OS (Didin Hermawan)

Xenta OS dibangun berbasiskan Linux Mint dengan desktop environment Cinnamon. Menyediakan kernel Linux terbaru, Xenta OS dilengkapi dengan perangkat lunak standar untuk keperluan perkantoran (LibreOffice dan Kingsoft Office), pengolahan grafis (GIMP dan Inkscape), berseluncur di internet (Mozilla Firefox), multimedia, pendidikan, dan lain sebagainya.

Sebagai distro untuk pasar lokal, Xenta OS hadir dengan Bahasa Indonesia. Benar-benar cocok untuk Anda yang gemar menggunakan Bahasa Indonesia saat mengelola komputer maupun saat bekerja dengan aplikasi tertentu.

Xenta OS memanfaatkan Sourceforge sebagai repositorinya, alih-alih nebeng di repositori milik Linux Mint. Repositori ini bisa diakses di tautan ini.

Untuk terus membangun Xenta OS, Dindin Hermawan tidak sendiri, ia ditemani oleh:

  • Imam Ardy, Samman Guntur, dan Alfirman Risqi Azis di Tim Kesenian

  • Muhammad Andi Putranto dan Dikki Hryd di Tim Pengembangan

  • Faqih Yugo S di Tim Pemaketan

  • Ilham Adi Setiawan di Tim Dokumentasi

Masih ada dua tim yang kosong anggota, yakni Tim Perilisan dan Tim Komunikasi.

Unduh Xenta OS

Xenta OS telah menginjak versi 1.3.1 dengan nama kode Arok. Versi ini menyediakan dua arsitektur, i386 untuk komputer 32-bit dan amd64 untuk komputer 64-bit. Berkas ISO sebesar 2GB ini dapat diunduh melalui repositori Xenta OS.

Aksi Xenta OS

Berikut video aksi Xenta OS 1.3.1 32-bit yang diunggah oleh pengembang.

Simpulan

Distro GNU/Linux datang dan pergi. Menarik melihat perkembangan Xenta OS ke depan, apakah proyek ini akan terus berjuang dan hidup di tengah persaingan dengan distro untuk pasar lokal lainnya. Namun, dilihat dari keseriusan pengembang dan produknya yang terlihat asik, saya harap proyek ini akan terus hidup dan berkembang.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

2 comments on “Xenta OS, Distro GNU/Linux Lokal Baru Berbasis Linux Mint

  1. Insan Sutejo says:

    Website Xenta OS ko sudah tidak aktif ya?. apa distro tersebut masih aktif?

    1. Belum saya konfirmasi ke mas Dindin mas. Seharusnya, website dapat diakses di xentaos.blogspot.com, tapi karena ia masih dialihkan ke xentaos.org (yang sudah kedaluarsa), website gak bisa diakses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top