Distro

Ubuntu MATE 17.10 Tetap Pakai Layout Tradisional, Bukan Pantheon

Beberapa hari yang lalu, tim Ubuntu MATE mempertimbangkan untuk memakai Pantheon sebagai layout default di versi 17.10.

Hasil dari jejak pendapat (polling) yang dilakukan Ubuntu MATE, cenderung dimenangkan oleh pemilih layout Pantheon. Namun, semua keputusan tetap ditangan pengembang.

Martin Wimpress, pimpinan pengembangan Ubuntu MATE, mengumumkan bahwa Ubuntu MATE 17.10 akan tetap memakai layout tradisional dengan tambahan ikon quick launcher untuk Ubuntu MATE Welcome di bagian panel atas.

Layout default Ubuntu MATE akan terus menggunakan layout tradisional dua panel dengan menu Applications Places System. Satu-satunya perubahan hanya pada penambahan ikon quick launcher untuk Ubuntu MATE Welcome di panel atas,” ujarnya.

Selain mengumumkan layout default, Wimpress juga melaporkan rencana pembaruan layout Pantheon dan Cupertino, Mutiny, Redmond, serta rencana pembaruan MATE Tweak dan menu global.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top