Berita

Top 500 Superkomputer di Dunia Resmi Gunakan Sistem Operasi GNU/Linux

Tebak, kabar paling menakjubkan apa yang tersiar pekan ini? Tepat bulan November 2017, top 500 superkomputer yang ada di dunia ini resmi menggunakan sistem operasi GNU/Linux. Pencapaian yang luar biasa hebat!

Kabar ini diambil dari situs Top500.org, situs khusus yang menampilkan daftar 500 superkomputer yang terus diperbarui dan dirilis setiap bulan Juni dan November. Pas di tahun bertambahnya usia Top500.org ini, semua superkomputer menjalankan GNU/Linux. Menakjubkan, meskipun sebenarnya bisa ditebak karena rilis daftar sebelumnya angka penggunaan GNU/Linux mencapai 99 persen lebih.

Fakta keren

  • Sunway TaihuLight masih menjadi superkomputer paling super di dunia. Superkomputer tersebut ada di Pusat Superkomputer Nasional di Wuxi, Tiongkok.

  • Superkomputer paling super kedua ditempati Tianhe-2 dari Tiongkok.

  • Top 10 pasar superkomputer di dominasi oleh Amerika Serikat; peringkat 5 hingga 10. Sedangkan top 500 dikuasai oleh Tiongkok (termasuk Sunway TaihuLight dan Tianhe-2 di atas).

  • Berdasarkan statistik yang dirilis Linux Foundation beberapa waktu lalu, GNU/Linux mulai mendominasi top 10 superkomputer sejak tahun 1998. Sebelum itu, mereka dikuasai oleh Unix.

    “Dua kali setahun, komunitas Linux sangat bangga menghitung jumlah mesin Linux di daftar Top500,” ungkap Linux Foundation. “Setelah kemunculan pertamanya pada daftar tersebut tahun 1998, Linux mulai konsisten mendominasi top 10 (superkomputer) lebih dari satu dekade dan mulai menguasai 90 persen sejak Juni 2010.”

Mungkin GNU/Linux memang tidak memiliki pasar banyak di ranah desktop. Namun, di ranah superkomputer ia rajanya.

Top 10 superkomputer


[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top