Distro Slackware

Slackware Injak Usia 24 Tahun

Slackware

Tanggal 16 Juli 2017, usia Slackware menyentuh angka 24. Hingga saat ini, Slackware masih memegang gelar sebagai “distribusi GNU/Linux tertua yang masih aktif dipelihara”.

Selamat ulang tahun Slackware!

Pada tanggal 16 Juli 1993, Patrick Volkerding meluncurkan Slackware sebagai distro berbasis SLS (Softlanding Linux System). Saat itu, Slackware sendiri dapat disebut sebagai “versi bersih” dari SLS, mengingat distro yang terakhir disebut dianggap sebagai distro penuh bug.

“Distribusi Slackware Linux (v. 1.00) kini tersedia untuk FTP anonim. Ini merupakan sistem instalasi komplit yang didesain untuk sistem dengan floopy boot 3.5″. Ia sudah diuji secara ekstensif dengan sistem 386/IDE. Kernel standar yang dibawa tidak mendukung SCSI, tetapi bila ada banyak permintaan, saya mungkin akan mengompilasi beberapa kernel kustom untuk diunggah ke FTP,” kata Volkerding via newsgroup comp.os.linux.

Dua puluh empat tahun berlalu, rilis stabil terbaru Slackware adalah Slackware 4.12 yang hadir bulan Juni 2016. Meski begitu, Slackware 13.0 yang hadir tahun 2009 masih dipelihara hingga sekarang. Sedangkan Slackware-current, versi pengembangan distro ini, membawa banyak paket kekinian yang catatan perubahannya dapat disimak di tautan ini.

Belum ada keterangan dari Patrick Volkerding seputar ulang tahun Slackware ke 24 ini. Namun, tulisan menarik dari pengelola Slackbuilds.org, Willy Sudiarto Raharjo, dapat disimak di slackblogs.blogspot.co.id.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top