Distro Fedora

Sempat Ditunda, Pengembang Umumkan Fedora 26 Beta

Fedora

Beberapa kali ditunda, tim Fedora akhirnya mengumumkan Fedora 26 Beta, versi yang dapat dicoba dan diuji para pengguna sebelum rilis stabil/final.

Sebagai distribusi “bleeding edge” Fedora 26 bakal membawa GCC 7 sebagai compiler utama beserta bahasa Go 1.8 yang mendukung MIPS 32-bits. Diperkenalkan tiga tahun lalu, Fedora 26 juga mulai membenamkan Blivet GUI ke dalam penginstal Anaconda.

“Salah satu perubahan terpenting adalah penambahan ‘blivet-gui’ ke alat penginstal. Ia menyediakan gaya pemartisian GUI ‘building-blocks‘ untuk sysadmin maupun para pengguna mahir yang familiar dengan detail sistem ruang penyimpanan,” ujar Mohan Boddu.

Buat penggembar desktop environment hemat-daya, Fedora 26 juga akan membawa spin LXQt, LXDE versi baru yang menggunakan Qt sebagai toolkit-nya dan juga memperbarui spin yang sudah ada, termasuk spin Cinnamon.

Fedora 26 stabil/final akan meluncur sekitar satu bulan lagi, tepatnya 11 Juli 2017 yang diawali dengan pembekuan final (final freeze) tanggal 27 Juni nanti.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top