Distro

Papyros, Hawaii, dan Liri Project Bergabung Menjadi Proyek Liri OS

Liri OS

Adalah hal menarik saat kita melihat kolaborasi di dunia perangkat lunak bebas/merdeka dan open-source. Tidak hanya kolaborasi biasa, ada juga yang melakukan merger, menggabungan beberapa proyek menjadi satu proyek yang fokus dengan hal yang lebih besar, seperti LXDE dan Razor-qt yang melebur menjadi proyek LXQt.

Kabar baru seputar kolaborasi dan merger awal bulan ini muncul dari tiga proyek perangkat lunak bebas/merdeka dan open-source; Papyros, Hawaii, dan Liri Project. Papyros merupakan distro yang menerapkan Material Design dari Google. Hawaii merupakan desktop environment yang berjalan di atas QtQuick dan Wayland. Sedangkan Liri Project adalah proyek di balik pengembangan Liri Browser.

Ketiga proyek tersebut bergabung dan membangun distro baru bernama Liri OS.

“Mengingat kami memiliki tujuan yang sama dan berbagi teknologi yang sama, kami memutuskan untuk bergabung dan menyatukan tiga tim untuk membangun SO (Sistem Operasi) dan aplikasi dengan desain dan fitur-fitur modern yang lebih cepat dan lebih baik,” ujar pengembang. “Sebagai hasilnya, Hawaii dan Papyros sudah tidak berlanjut dan akan diteruskan dengan nama Liri OS.”

Teknologi di balik Liri OS

Liri OS akan dibangun dengan Fluid, komponen untuk membangun aplikasi. Fluid merupakan pengganti qml-material yang sebelumnya dipakai oleh Papyros. Komponen ini dibangun dari QtQuick Controls 2 serta mendukung Material Design.

Sebagai compositor, Liri OS akan tetap memanfaatkan compositor Green Island dari proyek Hawaii—​untuk sementara ini—​sebelum dialihkan ke pustaka Wayland baru.

Untuk membangun images dan paket-paket, Liri OS menggunakan program berbasis Golang. Dan sebagai alat CI (continuous integration) yang akan menjamin sistem operasi ini bisa dibangun dengan GCC dan Clang secara lancar, pengembang memanfaatkan Travis.

Di awal pengembangan ini, beberapa aplikasi sedang dan sudah diport ke Fluid, seperti Files, AppCenter, Terminal, Settings, Browser, Calculator, dsb. Untuk selanjutnya, aplikasi-aplikasi tersebut akan memiliki jadwal rilis yang berbeda dari komponen distro seperti Shell, Wallpaper, Themes, Settings, Fluid, Vibe, maupun QtAccountsService.

Versi pertama Liri OS yang akan hadir nanti adalah versi 0.9.0. Namun, pengguna bisa mencoba Liri OS dengan menambah repositori Liri OS (https://repo.liri.io/archlinux/unstable/) ke Arch Linux (di /etc/pacman.conf). Atau mengunduh berkas ISO nightly-nya dari tautan ini.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top