Distro Fedora

Fedora Luncurkan Fedora 27 Server Classic, Versi Modular Dibatalkan

Fedora 27 telah dirilis pertengahan bulan November 2017, tetapi khusus untuk varian Workstation, Atomic, serta ARM, sedangkan Fedora 27 Server Classic baru saja menyusul 12 Desember kemarin.

Fedora

Saat rilis Fedora 27 di bulan November, pengembang memutuskan untuk menunda versi Server karena mereka ingin memperkenalkan Fedora Modular Server kepada pengguna. Secara garis besar, Fedora Modular Server adalah usaha pengembang untuk menyajikan varian Server lain dengan komponen-komponen yang memiliki siklus hidup sendiri. Fedora Modular Server berisi beberapa ide untuk meningkatkan pemaketan dan proses pengalaman pengguna (UX), jelas Matthew Miller. Setiap pengguna Linux memiliki alasan untuk bergerak (mendapatkan pembaruan) dengan cepat, dan pengguna lainnya lebih memilih untuk tidak melakukannya.

“Fedora ingin memberikan Anda pilihan,” lanjutnya.

Pada Fedora 27 Beta, pengembang sempat mengenalkan Fedora Modular Server, tetapi dari umpan balik yang diterima sepertinya komunitas Fedora tidak menyambutnya dengan baik sehingga sekarang mereka hanya merilis Fedora 27 Server Classic.

“Berdasarkan umpan balik dari (rilis) beta, mereka memutuskan untuk mencari pendekatan lain, dan subproyek Modularity akan kembali merencanakan proyek tersebut.”

Bagi yang ingin mengunduh citra Fedora 27 Server netinstall maupun ISO biasa, silakan kunjungi getfedora.org. Distribusi GNU/Linux untuk server ini menyediakan beragam dukungan arsitektur, i386, amd64, ARM64, ARMhfp, PPC64el, PPC64, dan s390x.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top