Berita

Dukungan Wayland pada Kodi Rampung di Tangan Peserta GSoC 2017

Dukungan Wayland pada Kodi akhirnya dirampungkan oleh peserta GSoC (Google Summer of Code) 2017. Secara teknis, sebenarnya belum benar-benar rampung karena pull request masih terbuka sehingga kode dukungan Wayland belum masuk ke source tree utama.

Kodi

Philipp, pengembang yang mengalihkan sistem penjendelaan Kodi di GNU/Linux dari X11 ke Wayland, mengutarakan, “tujuan utama saya sangat sederhana, untuk membuat Kodi mendukung Wayland secara native lagi. (Perkembangan) protokol Wayland lambat namun terus mendapatkan perhatian di dunia Linux sebagai penerus display server X11 dan terlihat akan menggantikannya dalam jangka waktu lama, oleh sebab itu adalah esensial bagi Kodi untuk mendukungnya jika mereka ingin terus menyajikan pengalaman baik di Linux.”

Kata “lagi” dalam pernyataan Philipp merujuk pada usaha pengimplementasian Wayland oleh Sam Spilsbury di GSoC 2013. Sayangnya, saat itu kode Sam dihapus dari master karena masalah infrastruktur yang tidak bisa diperbaiki. Dari keterangannya, Philipp sepertinya memaklumi karena pada tahun 2013 belum ada binding C++ untuk libwayland-client yang bisa dimanfaatkan, sehingga Sam harus membuat “binding” sendiri. Omong-omong, untuk mengerjakan peralihan ke Wayland ini, Philipp memanfaatkan pustaka waylandpp sebagai binding C++.

Penjelasan teknis lengkap oleh Philipp dapat dibaca di blog Kodi.tv. Pull request dukungan Wayland dapat disimak di repositori kode XBMC.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top