Distro

Distribusi Nitrux Terapkan AppImage, Gantikan Snap

Belum lama ini, distribusi GNU/Linux Nitrux resmi beralih ke AppImage sebagai format paket binary utama menggantikan Snap.

Nitrux? Nitrux adalah satu dari ribuan distribusi GNU/Linux yang ada di dunia ini. Ia dibangun berbasiskan Ubuntu kanal pengembangan (bukan kanal stabil layaknya distro berbasis Ubuntu pada umumnya). Distribusi GNU/Linux ini cukup spesial karena menggunakan Nomad Desktop, desktop environment berbasis KDE Plasma 5, KDE Frameworks dan KDE Applications.

Pada mulanya, Nitrux memiliki komitmen kuat untuk menjadikan Snap sebagai sistem manajemen dan format paket utama. Hal itu sudah dilakukan sejak rilis awal hingga Nitrux 1.0.5. Untuk mengelola paket-paket tersebut, selain dengan CLI snap, Nitrux juga menyediakan aplikasi GUI NX Software Center.

Semakin ke sini, Nitrux merasa makin kesulitan, mengingat Snap tidak mengizinkan pengembang menggunakan store atau repositori milik sendiri. Selama ini, repositori Snap memang terkenal sebagai repositori tunggal: Ubuntu Store. “Ini bukan berarti Anda tidak dapat memasang Snap di luar Ubuntu Store, Anda tetap bisa, seperti saat Anda memasang APK di Android. Namun seperti pada Android, itu bukanlah ide bagus karena masalah keamanan,” jelas Uri Adonay Herrera dari Nitrux.

Selain masalah repositori, pustaka Snap Qt (libsnapd-qt) yang dipakai untuk mengembangkan NX Software Center juga sudah tidak bisa dipakai lagi. “Pustaka (libsnapd-qt) sudah tak aktif dikembangkan yang menyebabkan masalah besar bagi kami sehingga saat Qt diperbarui ke 5.9.2, software center kami tak lagi bisa bekerja,” lanjutnya.

Untuk menghilangkan rasa kecewa, pengembang Nitrux mulai melirik AppImage dan mulai mengintegrasikan secara default di rilis Nitrux 1.0.5. Menurutnya, implementasi AppImage sangat lebih mudah, ia tak memerlukan repositori tunggal, daemon, dan semacamnya. Pustaka libappimage juga aktif diperbarui (salah satu pengembang Nitrux adalah pengembang pustaka tersebut). Di samping itu, dengan AppImage, penyediaan paket KDE menjadi lebih mudah dibandingkan dengan Snap yang menyengsarakan.

Nitrux
Gambar 1. NX Software Center dari Nitrux (Uri Adonay Harrera)

Menyusul dukungan AppImage, mulai Nitrux 1.0.6, dukungan Snap resmi dihapuskan dari NX Software Center. Sebagai catatan, pengguna Nitrux tetap bisa menikmati paket snap melalui terminal (CLI). Selanjutnya, pengembang akan memperbarui NX Software Center supaya mengakomodasi instalasi AppImage. Untuk menyelesaikannya, pengembang bekerja sama dengan tim AppImage dan tim Opendesktop.org.

Keputusan ini bakal menjadikan Nitrux sebagai distribusi GNU/Linux pertama yang menerapkan AppImage sebagai paket utama aplikasi. Pengembang AppImage, Probono, pun setuju akan hal tersebut.

Oiya, jika Anda penasaran dengan Nitrux, Anda dapat mengunduh citra ISO-nya melalui https://nxos.org (bukan nixos.org lho yaa ..).

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top