Distro NixOS

Desktop KDE Plasma 5 dan Kernel Linux 4.9 LTS Hadir di NixOS 17.3 Gorilla

NixOS

Para penikmat distro NixOS, akhir bulan kemarin mendapatkan versi baru, NixOS 17.03. Versi ini merupakan rilis baru yang hadir setengah tahun sejak NixOS 16.09 Flounder meluncur bulan September tahun lalu.

NixOS merupakan distro independen yang memiliki konsep pengelolaan konfigurasi dan pemaketan yang unik. Distro ini sendiri menggunakan manajer paket Nix.

Versi yang diberi nama kode Gorilla ini meluncur dengan kernel Linux 4.9 LTS dan sistem init+pengelola servis systemd 232. Sebagai pengelola paket, versi ini menghadirkan Nix 1.11.8.

NixOS 17.3 juga dilengkapi dengan GCC 5.4.0 dan pustaka C glibc 2.25. Di samping itu, versi ini menggunakan Xorg server dari branch 1.19 serta desktop environment default KDE Plasma 5 sebagai pengganti KDE 4.

Bagi para pengguna yang ingin men-deploy NixOS di beragam perangkat, sistem cross compilation di versi ini telah diperbarui. “Perubahan paling jelas adalah di (sistem) turunan, ketiadaan .nativeDrv maupun .crossDrv kini bersifat cross secara default, tak lagi native.”

NixOS 17.3 membawa 81 servis baru, di antaranya servis untuk Chromium, Java, VIM, adb, Wireshark, GNOME Terminal server, systemd-nspawn, dll.

Sebagai pengguna NixOS, Anda mungkin butuh informasi lengkap seputar backward incompatibility dan beberapa perubahan penting lain yang mempengaruhi sistem Anda, silakan akses tautan ini.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top