Free Software Open Source Software

Calamares 3.1.1 Tingkatkan Salt pada Password User dan Kemampuan Prediksi Penentuan Locale

Sudah lama tidak mendengar kabar pembaruan dari Calamares, kali ini proyek perkakas penginstal (installer) tersebut meluncurkan Calamares 3.1.1. Ini merupakan rilis poin pertama untuk Calamares 3.1 yang hadir lima bulan lalu.

Calamares

Calamares di KDE neon

Sebagai pengingat, Calamares adalah framework penginstal (installer) independen. Maksud “independen” di sini adalah ia tidak terikat dengan distro GNU/Linux tertentu, seperti penginstal Anaconda dari Fedora dan Ubiquity dari Ubuntu. Calamares menyediakan beragam modul yang bisa dipasang maupun dicopot dan cocok dimanfaatkan oleh pengembang distro GNU/Linux yang tidak ingin repot-repot membuat alat penginstal sendiri.

Calamares 3.1.1 hadir dengan beberapa perbaikan dan peningkatan fungsi, misalnya crashreporter yang dibundel di tarball, peningkatan salt untuk password user sehingga keamanan semakin terjaga, dan dukungan layar 800×600 yang lebih baik.

Versi ini juga memperbaiki crash saat startup ketika installation-devices tidak ditemukan, menambah karakter maksimal hingga 63 buah untuk nama hostname, serta menambahkan kemampuan menebak bahasa sistem, pengaturan locale, dan pengaturan keyboard sesuai lokasi dan bahasa alat penginstal.

Sebagai inti perkakas pemartisian, Calamares 3.1.1 memanfaatkan KPMcore minimal versi 3.0.3.

Hingga kini, Calamares cukup populer, meski tidak di kalangan distro besar. Distro-distro yang menggunakan Calamares sebagai alat penginstalnya di antaranya KaOS, Manjaro, Sabayon, Netrunner, OpenMandriva, Chakra, dan KDE neon.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top