Distro Linux Mint

Blueberry dan Update Manager Hadir di Rilis Final Linux Mint 18.2 Sonya

Seperti yang diharapkan, proyek distribusi GNU/Linux untuk pemula, Linux Mint, hari ini merilis Linux Mint 18.2 Sonya.

Ini adalah rilis minor, meskipun begitu pembaruan-pembaruan di versi ini sangat penting karena bakal meningkatkan pengalaman pengguna (UX) dan sisi fungsionalnya distro itu sendiri. Linux Mint 18.2 Sonya pun merupakan rilis LTS dan akan didukung selama 5 tahun.

Yang baru di Linux Mint 18.2 Sonya edisi Cinnamon, MATE, Xfce, dan KDE

Beralih dari MDM, sekarang Linux Mint 18.2 Sonya menggunakan LightDM sebagai display manager-nya. Pengguna dapat mengolah pengaturan display manager ini melalui perkakas konfigurasi “LightDM Settings”. LightDM Linux Mint pun makin cantik dengan Slick greeter yang menjamin akan memperindah layar login pengguna. Jika Anda menggunakan layar dengan HiDPI, greeter ini juga mendukungnya dengan sangat baik.

Lewat “LightDM Settings”, pengguna dapat mengubah gambar logo, latar belakang, tema GTK, menampilkan/menyembunyikan hostname, mengaktifkan/menonaktifkan guest sessions, maupun mengatur dukungan HiDPI.

Oiya, tak lupa, keunggulan LightDM lainnya adalah dukungan yang bagus untuk Nvidia prime dan dukungan multi-monitor.

Perkakas untuk mengelola koneksi Bluetooth, Blueberry, di Linux Mint semakin bagus menyusul rilis ini membawa dukungan OBEX secara out-of-the-box serta lebih fleksibel dengan kolom anyar untuk mengganti nama Bluetooth komputer di bagian task Settings. Yap! Sekarang Blueberry menyediakan task switcher untuk berpindah dari daftar koneksi pada task Devices ke task Settings.

Blueberry

Task Switcher di Blueberry

Beberapa aplikasi juga mendapatkan pembaruan di sini, termasuk editor teks Xed, pemutar media Xplayer, pengolah berkas gambar Pix, pembaca PDF dan dokumen Xreader, dan image viewer Xviewer. Pembaruan lain ada pada Update Manager yang lebih informatif serta Software Source yang mudahkan pengguna jika ingin menghapus atau menurunkan versi (downgrade) paket.

Khusus untuk edisi Cinnamon, pengguna Linux Mint 18.2 bisa memanfaatkan fungsi Cinnamon Spices untuk memperindah maupun memperkaya desktop Anda. Sedangkan untuk edisi MATE, Linux Mint 18.2 membawa MATE 1.18.

Buat yang menunggu edisi Xfce, Linux Mint 18.2 menyediakan menu aplikasi Whisker 1.7.2 dan window manager Xfwm4 4.13 sedangkan edisi KDE membawa desktop KDE Plasma 5.8 LTS.

Rilis ini pun membawa perkakas mintupdate-tool untuk Anda para geek yang lebih memilih memperbarui paket lewat CLI yang sekaligus bisa Anda kombinasikan dengan cron dan perkakas CLI lain.

mintupdate-tool

Perkakas mintupdate-tool

Berkas ISO Linux Mint 18.2 dapat diunduh melalui laman unduh linuxmint.com. Rilis baru ini juga bisa didapat melalui manajer paket (upgrade), tata caranya biasanya akan disampaikan oleh pengembang beberapa hari setelah rilis.

Update:

Untuk memutakhirkan dari Linux Mint 18.1 silakan jalankan System Upgrade lalu buka menu “Edit->Upgrade to Linux Mint 18.2 Sonya”.

Sebagai catatan, jika Anda memutakhirkan dari Linux Mint 18.1, display manager Anda akan tetap MDM, tidak berubah ke LightDM. LightDM bisa dipasang secara manual dengan beberapa perintah pendek (tapi jika Anda hanya ingin sistem yang bekerja normal tanpa ubah ini itu, menginstal LightDM secara manual tidak direkomendasikan). Simak tulisan ini untuk keterangan lengkapnya.

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top