Arch Distro

Arch Linux Siap Hapus Dukungan Arsitektur i686 (32-bit)

Arch Linux

Di era ini sudah jadi hal yang lumrah ketika perangkat lunak menghapus dukungan arsitektur x86 32-bit. Tidak hanya perangkat lunak biasa, beberapa distro-distro GNU/Linux, seperti Sabayon dan Antergos, sudah melakukannya.

Distro yang akan mematikan dukungan x86 (i686) awal tahun ini adalah Arch Linux.

“Mengingat popularitas i686 di kalangan pengembang dan komunitas semakin menurun, kami akan menghapus dukungan untuk arsitektur ini,” tulis Bartłomiej Piotrowski melalui mailing list arch-dev-public.

Penghapusan dukungan arsitektur i686 akan dimulai bulan Maret. Di bulan ini, pengembang akan menyediakan berkas ISO 2017.03.01 x86_64, tanpa i686.

Setelah itu, selama sembilan bulan, pengguna i686 tetap mendapatkan pembaruan paket. Tepat pada bulan November 2017, segala perkakas repositori maupun pemaketan tidak akan mendukung i686. Dengan kata lain, Arch Linux resmi menghapus dukungan i686. Namun, karena banyak perangkat lunak yang masih bergantung pada arsitektur 32-bit, repositori [multilib] dijamin tetap tersedia untuk para pengguna.

Jika ada komunitas yang berminat meneruskan Arch Linux i686, pengembang mempersilakan. Bahkan, mereka siap membantu. Ini termasuk kekuatan komunitas perangkat lunak bebas/merdeka dan open-source bukan? 😉

Update: kesalahan penulisan

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top