Free Software Open Source Software

Anbox, Ijinkan Pengguna Menjalankan Aplikasi Android di Desktop GNU/Linux

Perkenalkan, perangkat lunak baru yang dapat menjalankan aplikasi Android di desktop GNU/Linux.

Anbox atau Android in Box merupakan kontainer berbasis LXC (Linux Containers) yang mampu mem-boot sistem operasi Android di distribusi GNU/Linux. Menurut Simon Fels, pengembang Anbox, perangkat lunak ini mampu menjalankan aplikasi Android dengan tampilan se-native aplikasi GNU/Linux lain. Untuk menjalankan aplikasi-aplikasi tersebut, Anbox memanfaatkan namespace Linux seperti use, network, cgroup, pid, dsb.

Untuk mendukung OpenGL ES, Anbox mengimplementasikan beberapa kode dari emulator Android. “[..] untuk menyalurkan perintah dan mengirimkannya ke host di mana ia terpetakan di Open GL atau Open GL ES yang sudah ada.”

Simon Fels mengembangkan Anbox sejak tahun 2015 lalu. “Hari ini saya memublikasikan bahwa saya sedang mengerjakan sesuatu 1,5 tahun terakhir. Tahun 2015, saya mulai mengerjakan prototipe untuk sesuatu yang saya sebut Anbox hari ini,” ucapnya.

Anbox yang dirilis dengan lisensi GPLv3 dan Apache 2.0 ini masih di fase pre-alpha, dengan kata lain perangkat lunak ini belum cukup stabil dan akan menampilkan beberapa masalah yang tidak dapat diduga.

UBports akan manfaatkan Anbox

Marius Gripsgård mengungkapkan UBports akan menggunakan Anbox untuk menjalankan aplikasi Android di perangkat Ubuntu Phone. Perangkat pertama yang beruntung mendapatkan Anbox adalah OnePlus One.

Silakan kunjungi laman anbox.io untuk melihat informasi seputar Anbox dan kunjungi repositori Github untuk melihat source code Anbox.

Instal Anbox

Anbox baru mendukung Ubuntu terutama versi Ubuntu 16.04 LTS ke atas. Berikut perintah untuk menginstal Anbox:

$ sudo snap install --classic anbox-installer && anbox-installer

[wp_ad_camp_1]

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

15 comments on “Anbox, Ijinkan Pengguna Menjalankan Aplikasi Android di Desktop GNU/Linux

  1. Sucipto says:

    Wah keren, mirip mirip VBox Seamless mode ?

    1. Cobain pak, saya belum bisa coba soalnya, keterbatasan mesin ?

  2. Pratama says:

    MSR Ram nya berapa Pak? 4 GB ya ? hihihi

  3. Yusuf Aji Wibowo says:

    Keren nih, terima kasih atas artikelnya.

    1. Terima kasih, sama-sama mas 🙂

      1. Yusuf Aji Wibowo says:

        Btw koreksi, penulisan `mempublikasikan` yang benar itu `memublikasikan`.

        1. Terima kasih mas, sudah diperbaiki (y)

  4. setelah saya install, cara jalaninya gimana yah?

    1. Bisa dicek di https://anbox.io/ bagian FAQ. Untuk memasang aplikasi apk gunakan adb

      $ adb install blabla.apk

  5. lexiie says:

    saya coba install di debian sukses cuma kendala ada terdapat lag saat menginput.
    apakah hardware mempengaruhi ?

  6. maz dedi says:

    trus cara menjalankan anbox nya gimana ? ga ada ikon di menu aplikasi di ubuntu saya ?

  7. wahyudi says:

    setting untuk konek jaringannya gmn?

  8. saya sudah install di ubuntu 18.04 tapi gak bisa jalan ..mungkin karena komputer saya tidak mendukung . saya menggunakan prosessor Amd athlon x2 250 .ram 4gb .vga onboard

    1. durpan says:

      Saya juga sudah install di Ubuntu 18.04.4 LTS, saat tidak jalan saya lihat di keterangan aplikasi, tulisannya begini “This application is unconfined. It can access al personal files and system resources”. Sepertinya memang karena masalah keterbatasan kantong eh..mesin, saya menggunakan processor Intel Celeron M 420 @ 1,6 GHz RAM 2 GB VGA onboard

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top