Distro

Webconverger Terapkan Teknologi Reproducible Builds

Situs Webconverger

Situs Webconverger

Era ini, metode reproducible builds semakin populer. Semakin banyak proyek perangkat lunak bebas/merdeka dan open-source yang mengimplementasikannya, termasuk Debian. Reproducible builds merupakan metode untuk memverifikasi berkas binary atau image ISO berdasarkan source codenya.

Dengan reproducible builds, pengguna dapat memastikan bahwa berkas binary yang mereka pakai dicompile dari source code asli.

Salah satu proyek yang menerapkannya baru-baru ini adalah Webconverger. Metode ini diimplementasikan pengembang untuk perangkat lunak kiosk berbasis GNU/Linux.

Sebelumnya, Webconverger menggunakan metode konvensional untuk memverifikasi berkas binary (dengan checksum yang disediakan upstream).

“Pertama, setiap commit dirilis ke publik di GitHub. Anda bisa melihat apa saja yang berubah dengan jelas. Anda bisa memverifikasi setiap perubahan berkas. Setiap berkas upstream adalah berkas binary yang dibangun oleh Debian, Mozilla, dan untuk flash, Adobe, sekali lagi Anda bisa memverifikasinya dengan berkas checksum,” ujar pengembang Webconverger.

Padahal, jika pengguna membangun aplikasi di mesin mereka sendiri, checksum pasti berbeda dari checksum upstream. Nah, Reproducible builds hadir untuk mengatasi hal ini.

“Chris Lamb telah memperbaiki ini (masalah checksum yang berbeda -red) dan sekarang Anda bisa memproduksi ISO Webconverger yang mampu diverifikasi sendiri secara bebas. Fitur keamanan ini dijuluki sebagai reproducible builds,” tambahnya.

Bagi yang tertarik dengan reproducible builds di Webconverger, Kai Hendry mendemokannya di video di bawah ini.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top