Distro Korora

Korora 25 Hadir, Kembalikan Lagi Desktop Environment KDE Plasma

KororaKorora 25 baru saja diluncurkan sebagai distro GNU/Linux yang ramah pengguna pemula. Korora merupakan distro turunan Fedora yang paling populer. Setiap Fedora versi baru hadir, Korora akan menyusul dengan angka versi yang sama. Seperti Korora 25 yang hadir setelah kemunculan Fedora 25.

Dirilis dengan nama kode “Gurgle”, Korora 25 membawa desktop environment Cinnamon 3.2, GNOME 3.22, MATE 1.16, dan Xfce 4.13.

Bagi para penggemar KDE Plasma, selamat, Korora 25 kembali menyediakan desktop ini. Disediakannya KDE Plasma juga karena permintaan para pengguna yang ingin menikmati desktop kaya fitur dari proyek KDE. Di bandingkan dengan distro-distro lain, Korora tidak akan banyak memoles KDE Plasma, sehingga KDE Plasma akan terlihat lebih vanilla.

Korora 25 tidak akan menyediakan berkas image 32-bit. Namun, pengguna Korora 32-bit tetap bisa memutakhirkan sistemnya ke Korora 25.

“Mulai Korora 24, image hanya berupa 64-bit (x86_64) saja, bagaimanapun bagi Anda yang memiliki sistem 32-bit tetap bisa memutakhirkannya ke Korora 25,” tutur pengembang.

Bagi pengguna Korora 24, Anda bisa memutakhirkan Korora 25 dengan perkakas dnf, dengan cara yang mirip seperti saat kita memutakhirkan Fedora 25.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top