Distro DracOs Linux

Khas Indonesia, Nama Kode DracOS v3 Diumumkan

DracOSHampir satu tahun pengembangan, DracOS Linux kian menjamah pasar pengguna distro pengujian penetrasi (penetration testing) yang lebih luas.

DracOS adalah distro GNU/Linux yang dikembangkan oleh orang Indonesia dan bergerak di ranah pengujian penetrasi (penetration testing).

Di rilis terakhir ini (DracOS v2), pengembang serasa menonjolkan sisi ke-Indonesia-an dengan menggunakan ungkapan Bali sebagai slogannya dan nama makhluk mitologi dari Bali sebagai nama kodenya. DracOs v1 memiliki nama kode “Vairusa” sedangkan DracOS v2 menggunakan nama kode “Leak”. Lalu kira-kira apa nama kode DracOS versi selanjutnya?

Hari ini, Zico Ekel, manajer proyek DracOS Linux, mengumumkan nama kode DracOS v3: “Kuntilanak”.

Selain mengumumkan nama kode, Zico juga membuka polling kesan pengguna setelah memakai DracOS. Anda bisa mengikuti polling tersebut di akun @dutalinux.

Dilihat dari aktivitas pengembangan, belum ada tanda-tanda milestone untuk DracOS v3. Dengan begitu, jelas DracOS v3 “Kuntilanak” belum akan hadir dalam waktu dekat.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top