Open Source Software

GTK+ 3.22 Diluncurkan, Perbarui Dukungan Flatpak dan Wayland

GTKSetelah merilis GNOME 3.22, beberapa jam kemudian, Matthias Clasen merilis GTK+ 3.22. GTK+ 3.22 merupakan versi pertama yang menggunakan sistem pemversian dan siklus pengembangan baru.

GTK+ merupakan toolkit lintas-platform untuk membangun antarmuka berbasis grafik. GTK+ menyediakan perkakas atau widget untuk mengembangan aplikasi kecil hingga besar. Proyek terbesar yang menggunakan GTK+ sebagai basis platformnya adalah desktop environment GNOME.

“Rilis 3.22 merupakan rilis pengembangan terakhir di seri GTK+ 3. GTK+ 3.22 akan dipelihara sebagai versi long-term stable, dan pengembangan baru akan beralih ke rilis GTK+ 3.90.x.” Kata Matthias.

Yang baru di GTK+ 3.22

GTK+ 3.22 hadir dengan fitur-fitur baru, di antaranya backend Wayland yang membutuhkan xdg-shell v6 dan dukungannya terhadap tablet. Tak hanya di Wayland, dukungan tablet juga ditambahkan pada API gesture.

Pengguna API GdkMonitor akan mendapatkan informasi yang lebih banyak mengenai perangkat yang terkoneksi. Selain itu, fitur baru juga bisa ditemukan di GdkGLContect yang mendukung GLES, properti baru untuk mengatur perilaku ukuran window pada GtkScrolledWindow, widget baru untuk menampilkan shortcut keyboard pada GtkShortcutLabel, dan dukungan portals untuk mengaktifkan Flatpak sandbox pada beberapa API termasuk GtkFileChooserNative.

Selain pembaruan di atas, GTK+ 3.22 juga membawa pembaruan pada aset Adwaita, peletakan popup pada Wayland, serta membawa pembenahan bug.

Jadi, bagi pengguna yang ingin segera mendapatkan GTK+ 3.22 bisa mengunduh source code nya di laman unduh GTK+.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top