GrombyangOS

GrombyangOS Makin Berprestasi, grOS-TEAM Kembangkan GrosLab

GrosLab

GrosLab

Beberapa bulan terakhir ini, grOS-TEAM dan sistem operasi besutannya meraih prestasi yang mengagumkan. Di ajang penghargaan Semangat Astra Terpadu (Satu) Indonesia yang diadakan oleh Grup Astra akhir tahun lalu, grOS-TEAM berhasil menyabet penghargaan di bidang Teknologi Informatika dan Komunikasi (TIK) atas kerja kerasnya mengembangkan GrombyangOS.

Tak berhenti di situ. Prestasi juga diraih oleh GrombyangOS itu sendiri. Sistem operasi ini berhasil menggaet 3.000 pengguna hanya dalam dua tahun. Dari mana data pengguna ini diperoleh? Salah satu pengembang GrombyangOS, Saepul Anwar (etcsession), menjelaskannya di grup GrombyangOS Indonesia.

“Program 2.000 DVD GrombyangOS gratis, plus linklink mirror download, 10 sekolah, 2 perusahaan, beberapa instansi pemerintah, beberapa desa dan penyebaran secara pribadi.”

Di luar itu, data juga diperoleh dari statistik jumlah unduhan.

Apakah prestasi ini membuat grOS-TEAM berleha-leha? Tidak. Sekarang mereka justru sibuk mengembangkan GrosLab, sistem operasi berbasis GrombyangOS-2.0 yang ditujukan untuk laboratorium bahasa dan komputer di sekolah-sekolah, dan saat ini menginjak versi kandidat rilis (RC).

Di versi RC, GrosLab membawa beragam perangkat lunak termasuk peramban Firefox 46.0, LibreOffice, Hafal Quran, GIMP, Inkscape, Scribus, Audacious, Brasero, Kodi, SSR, VLC, BleachBit, iTALC, dan lainnya.

grOS-TEAM pun memamerkan GrosLab dengan desktop kustom (xfce-panel, tema Numix, dsb) dan aplikasi-aplikasi yang dibawanya di bawah ini.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top