Event

[Edisi Spesial] Hari Kedua openSUSE.Asia Summit 2016

Artikel ini merupakan konten spesial kedua edisi openSUSE.Asia Summit 2016. Beberapa materi yang berhasil ditangkap oleh penulis akan ditulis di judul lain.

Hari kedua openSUSE.Asia Summit 2016 telah diselenggarakan 2 Oktober. Mengikuti perintah ketua panitia yang menyuruh peserta untuk hadir jam 07.30, saya sampai di lokasi jam 07.20. Menurut rundown acara, openSUSE.Asia Summit 2016 hari kedua tidak dimulai sepagi itu. Namun saya memaklumi, bisa saja keputusan ini untuk menghindari peserta “karet”, sehingga panitia “terpaksa” memajukan jam kedatangan peserta.

openSUSE.Asia Summit 2016

Presensi peserta openSUSE.Asia Summit hari kedua di depan hall bawah


Berbeda dari hari pertama, kali ini konferensi diselenggarakan di hall bawah (kemarin hall lantai dua). Terasa lebih nyaman, karena ruangan menerapkan konsep kursi bertingkat, sehingga peserta yang duduk di belakang tetap bisa melihat panggung utama dengan jelas.

Acara dibuka oleh rektor UIN Sunan Kalijaga, Dr. Phil. Sahiron, MA. Yang disusul dengan penyerahan “buku” simbolis yang diserahkan oleh komite openSUSE.Asia Summit, Max Huang, kepada pihak panitia lokal penyelenggara openSUSE.Asia Summit.

openSUSE.Asia Summit 2016

Suasana openSUSE.Asia Summit 2016 hari ke dua


Keynote dimulai oleh Isti Triasih dari Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik), yang membahas penggunaan teknologi pada umumnya dan openSUSE pada khususnya di lingkungan pendidikan.

Setelah itu, keynote dilanjutkan oleh Muhammad Neil El Himam dari BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif) yang mengulas industri kreatif di Indonesia, khususnya OTT (Google, Facebook, dsb).

Acara berjalan seperti pada jadwal, namun yang sangat menarik hari ini adalah saya dan kawan-kawan bertemu dengan pak Sokhibi, guru Inkscape Indonesia.

openSUSE.Asia Summit 2017?

Di penghujung acara, perwakilan openSUSE Asia dari Jepang, termasuk Kentaro Hatori dan Fuminobu Takeyama mengumumkan penyelenggaraan openSUSE.Asia Summit 2017 di Jepang. Namun belum diputuskan, apakah diselenggarakan di Kawasaki atau Tokyo.

“Apakah kalian siap ke openSUSE.Asia Summit 2017??!”

“Siap!!!” Teriak peserta bergemuruh.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

2 comments on “[Edisi Spesial] Hari Kedua openSUSE.Asia Summit 2016

  1. anan234 says:

    ntabs, apakah acaranya khusus pengguna openSuse aja?

    1. Gak kok, teman saya pengguna Ubuntu, saya sendiri bukan pengguna openSUSE 🙂

      Tapi memang materi-materi teknis yang disampaikan, pasti ditujukan untuk lingkungan distro openSUSE.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top