Debian

Debian Kembalikan Nama IceWeasel Menjadi Firefox

Debian IceWeasel FirefoxSejak tahun 2006, Debian mengganti nama Firefox menjadi IceWeasel karena masalah trademark. Kebijakan mengenai penggunaan trademark Firefox sempat menjadi perdebatan di kalangan pengembang Debian, dari tahun 2004 hingga 2005.

Materi milik Mozilla Corporation seperti artwork Firefox menggunakan lisensi proprietari sehingga tidak kompatibel dengan Debian Free Software Guidelines (DFSG). Oleh karena itu Debian membuat logo sendiri serta mengubah nama Mozilla Firefox (IceWeasel), Mozilla Thunderbird (IceDove), SeaMonkey (Iceape), dan Mozilla Sunbird (sekarang sudah terintegrasi dengan Thunderbird).

Selain berhubungan dengan trademark, masalah tersebut juga berhubungan dengan patch. Untuk melihat penjelasan lengkapnya, Anda bisa membaca laman ini.

Tepat pada tanggal 17 Februari, Debian akan mengembalikan nama Iceweasel menjadi Firefox. Pengumuman ini disampaikan melalui laman bug Debian.

Mozilla mengakui, patch Debian tidak akan mempengaruhi kualitas produk IceWeasel/Firefox. Mereka setuju bahwa patch yang ditulis Debian berfungsi untuk mendukung berjalannya IceWeasel di segala arsitektur yang didukung Debian. Kemantapan untuk mengubah IceWeasel menjadi Firefox salah satunya juga karena logo Firefox yang sudah menggunakan lisensi bebas sehingga kompatibel dengan DFSG.

Debian stable masih akan menggunakan nama IceWeasel pada paket-paketnya. Perubahan nama paket ke Firefox dilakukan di Debian Stretch.

Untuk melihat diskusi perubahan ini, Anda bisa membaca tautan ini.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top