Distro Ubuntu

Bahasan Penghentian Ubuntu 32-bit Dimulai Lagi

UbuntuDiskusi mengenai penghentian Ubuntu 32-bit sepertinya belum akan berhenti. Thread di milist ubuntu-devel yang ditulis oleh Dimitri John Ledkov, “disundul” lagi oleh Dimitri. Ia sangat ambisius untuk menghentikan dukungan i386 (32-bit) mulai Ubuntu 16.10 “Yakkety Yak”.

“Membangun image i386 bukan ‘hal yang gratis’, dia membawa biaya pengaturan build farm, QA, dan waktu validasi. Sementara kita memiliki build-farm yang bisa terus dikembangkan, i386 masih membutuhkan semua paket, tes autopackage, dan ISO yang harus divalidasi ulang di semua infrakstruktur kita. Selain itu juga membutuhkan ruang mirror & bandwidth.” Ujar Dimitri.

Dimitri mengusulkan untuk menghentikan berkas ISO desktop dan server 32-bit mulai Ubuntu 16.10 “Yakkety Yak” dengan tetap menyediakan kernel, cloud, netboot-installer, aplikasi 32-bit. Penghentian kernel 32-bit dsb kecuali aplikasi 32-bit. Dan penghentian secara total dukungan 32-bit dan hanya menjalankan aplikasi 32-bit dengan snap/container/virtual machine.

Diskusi ini juga menarik perhatian Martin Wimpress, pimpinan proyek Ubuntu MATE, bahwa upstream Ubuntu seharusnya tidak hanya melihat dari sudut pandang teknis, tapi juga melihat dari banyaknya penggunaan 32-bit di lingkungan organisasi, seperti FixIT yang menerima donasi PC 32-bit dan organisasi yang ia ikuti, yang mendonasikan komputer 32-bit ke sekolah-sekolah di Malawi.

Sangat bisa dimengerti, Ubuntu MATE merupakan distro ringan yang cocok dipakai di komputer berspesifikasi rendah. Penghentian 32-bit akan menyulitkan usaha Ubuntu MATE untuk menjadi sistem operasi yang cocok di arsitektur lawas.

“Saya punya statistik unduhan Ubuntu MATE dan unduhan i386 hanya memiliki persentase kecil bila dibandingkan dengan amd64 dan armhf (Raspberry Pi). Ada yang mengatakan, jumlah orang buta dan yang memiliki gangguan penglihatan yang menggunakan Ubuntu MATE sangat kecil tapi saya akan terus berusaha memastikan Ubuntu MATE sangat mudah diakses.” Tulis Martin.

Dukungan untuk tidak tergesa-gesa menghentikan 32-bit juga disampaikan Mark Shuttleworth, “Saya akui i386 tidak lagi relevan untuk PC dan laptop, tapi saya tidak akan kaget jika x86 32-bit dipakai di lingkungan ‘tertanam’ (embedded) yang kecil. Tolong masukkan ini didiskusi sebagai faktor lain, ..”

Diskusi ini belum fix dan terhenti di tanggal 30 Juni yang “ditutup” Dimitri sendiri. Menurut dugaannya Ubuntu 18.04 hanya memiliki i386 di arsip, tidak mempunyai media instalasi desktop/server, memiliki ubuntu-desktop tanpa dukungan keamanan, atau i386 hanya memiliki dukungan yang terbatas.

Ramdziana adalah seorang narablog, pecinta kode, penggemar open source, pengguna GNU/Linux, dan penggemar Sherlock Holmes. Ikuti akun Twitter/Sebangsa @ramdziana
slot iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top